Mohon tunggu...
kazimi yu
kazimi yu Mohon Tunggu... WRITER AND ENTERPRENEUR -

Jemari dan ujung penaku adalah satu-satunya cara untuk mendekapmu ketika rinduku sudah membuncah...

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Artikel Utama

Hamburg: Onion Suit, Writer sampai Autumn...

26 Juli 2016   00:20 Diperbarui: 26 Juli 2016   10:41 255
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Tanpa terasa memasuki tahun ke 2 sudah aku berada di Jerman, masih jelas di ingatan awal meenginjakan kaki di Jerman. Akhir februari beberapa tahun kala itu, aku mendarat di Hamburg airport  dan untuk pertama kalinya tidak ada salju, hanya desah angin dingin yang menyelusup memaksa masuk melalui jaket tebal berbulu hanya untuk menyakiti tulang belulangku.

Dan inilah Jerman...Land of ideas.

Kini aku berada di salah satu bagian detak nadi Jerman, dan Hamburg sudah menjadi bagian dari kehidupanku karena segenggam janji dari tanah airku jika akan ku bawa pulang segulung impian bagi negeriku...

Berada di negara 4 musim dalam setahun memang tidak mudah bagi orang Indonesia, kita yang hampir setiap hari mengkonsumsi matahari dengan berlimpah ruah sepanjang tahun terkadang butuh proses penyesuaian yang mana setiap orang berbeda-beda, aku sendiri butuh 1 tahun lebih bahkan hampir selesai study aku masih harus selalu tersumbat hidungku karena alergi dan yang paling menyakitkan ketika harus kudamaikan nyeri belulang karena platina yang mengikat pangkal paha dan tulang kering kakiku...segala hal ku terima tanpa protes paling hanya nyengir-nyengir ketika snow mulai hadir mengkuliti.

pendingin ruangan paling murah sesuai kantong mahasiswa
pendingin ruangan paling murah sesuai kantong mahasiswa
Ac dan pendingin ruangan tidak lagi menjadi barang mewah di Indonesia karena ini sudah menjadi kebutuhan di negeri tropis, tetapi berbeda dengan Jerman...di Jerman mesin pendingin ruangan adalah hal luar biasa mewah, serius ini terjadi di sini...karena aku perhatikan hanya perkantoran dan Institut besar yang memiliki alat mesin pendingin atau Ac. Akan tetapi berbeda halnya dengan pemanas ruangan yang biasa di kenal dengan Heizung . Di Jerman Heizung kerap di temui berdiri berdampingan dengan Ac jika di rumah-rumah orang kaya dan fungsinya sebagai pengganti perapian karena ini lebih efisien.

autumn selalu menyajikan keindahan tersendiri
autumn selalu menyajikan keindahan tersendiri
aku benci hening 

Hening yang menikam 

Aku benci dingin

Dingin yang perih menusuk

Aku benci sunyi

Sunyi yang menyayat

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun