Ekonomi

Menghindari Investasi Bodong

13 Februari 2018   14:58 Diperbarui: 13 Februari 2018   15:00 292 1 0

Di negara berkembang saat ini, banyaknya tawaran dalam berinvestasi membuat banyak orang yang mengusahakan untuk melakukan investasi dalam bentuk tabungan dan mitra bisnis. Sebelumnya memahami ciri investasi bodong, mari kita mengetahuai konsep dasar investasi" banyak pemahaman tentang investasi yang didasarkan pada teori-teori ekonomi dan bisnis seperti yang dikemukan oleh  Fitz Gerald investasi merupakan aktivitas  berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber yang dipakai untuk mengadakan modal barang pada saat sekarang. 

Barang modal tersebut kemudian akan menghasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Fitz Gerald juga kemudian mengungkapkan bahwa investasi ialah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber untuk yang dipakai untuk mengadakan suatu barang. Kata Bodong itu sendiri mengadung pengertian perusahaan yang bodong atau produknya yang bodong. jadi pengertian investasi bodong itu sendiri adalah penipuan yang bekedok investasi yang menjanjiakan keuntungan besar dalam waktu yang singkat dan instan.

Ciri -Ciri Investasi Bodong:

1. Selalu Menawarkan Keuntungan Besar

Investasi bodong selalu menjanjikan keuntungan besar kepada konsumen dan kecerunganya tidak wajar. Biasa korban harus membeli produk atau bermitra dengan perusahaan tersebut dengan mendaftar menjadi agen atau  rekan bisnis. Disini para agen biasanya merupakan para nasabah atau anggota dari perusahaan sendiri. Jika calon konsumen bergabung untuk menjadi nasabah atau mitra bisnis, maka calon konsumen menjadi agen, dan bisa memperoleh keuntungan besar berupa komisi

2. Mengunakan Para Tokoh Terkenal

Dalam promosi investasi pengunaan tokoh  terkenal dapat membantu pencapai tujuan  dari perusahaan tersebut. Para tokoh di yakini lebih menarik dan menggugah dari pada penggunaan orang biasa dalam mempengaruh calon konsumen. Walaupun para tokoh belum mengenal produk yang di hasilkan dari perusahaan tersebut. Dengan demikian akan membantu perusahaan untuk meningkatkan efektifitas perusahaan yang pada akhirnya meningkatkan minat calon konsumen.

3. Tidak Mengantongi Ijin

Untuk mengetahui perusahaan itu legal atau ilegal kita harus menanyakan izin kepada pihak perusahaan yang menawarkan jasa investasi kepada kita.  Pada umumnya perusahaan yang legal saat ditanya seperti itu, mereka menunjukan surat izin dari OJK, jika yang ilegal mereka hanya menunjukan Surat Izin  Usaha Perdangan.

4.Menggunakan Skema Ponzi

Pengertian skema ponzi modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau organisasi yang menjalankan operasi ini. Skema Ponzi biasanya membujuk investor baru dengan menawarkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan investasi lain, dalam jangka pendek dengan tingkat pengembalian yang terlalu tinggi atau luar biasa konsisten. 

Kelangsungan dari pengembalian yang tinggi tersebut membutuhkan aliran yang terus meningkat dari uang yang didapat dari investor baru untuk menjaga skema ini terus berjalan (sumber). Dari pegertian diatas, terlihat jelas skema ponsi mengharus kita untuk  merekrut orang lain jika ingin mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini, keuntungan yang Anda dapatkan berasal dari dana yang disetorkan anggota baru. Jelas, skema ini hanya menguntungkan orang yang berada di puncak piramida. Jika tidak ada investor baru, keuntungan yang Anda dapatkan pun macet.

Dengan mengetahui ciri-ciri dari investasi bodong maka para calon investor  yang harus berhati-hati dalam memilih dan melakukan investasi sehingga tidak terjebak dalam investasi bodong. Secara logika,