Mohon tunggu...
Karla Wulaniyati
Karla Wulaniyati Mohon Tunggu... Membaca dan menulis sebagai satu kecintaan

Let the beauty of what you love be what you do (Rumi)

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Imlek, antara Kekayaan Bangsa dan Simbol

5 Februari 2019   20:59 Diperbarui: 5 Februari 2019   21:24 0 9 3 Mohon Tunggu...
Imlek, antara Kekayaan Bangsa dan Simbol
pixabay.com

Indonesia adalah negara yang kaya. Alam, agama, suku, bahasa, adat istiadat, budaya, dan banyak hal yang membentuk bangsa dengan segala kearifan khasnya. Untuk kelompok etnik atau suku bangsa saja menurut sensus BPS tahun 2010 ada 1340 suku bangsa. (Wikipedia.org)

Suku Tionghoa-Indonesia adalah salah satu etnis di Indonesia yang hari ini tanggal 5 Februari 2019 merayakan tahun baru China alias imlek. Semua anggota keluarga dari keluarga masyarakat China berkumpul untuk merayakan imlek.

Bagi saya imlek identik dengan warna merah, kue keranjang, barongsai, lampion, hujan, dan jeruk. Saya makan kue keranjang biasanya pemberian ibu saya yang mendapat kue keranjang dari toko dimana ibu saya menjadi pelanggannya.

Kue keranjangnya seringkali langsung dimakan atau digoreng lebih dulu yang dimakan untuk menemani teh atau kopi. Saya suka rasa kue keranjang yang rasanya yang khas dan tidak terlalu manis.

Ternyata semua hal yang menjadi ornamen atau ciri khas dalam perayaan imlek memiliki arti. Banyak simbol sarat makna sebagai pengayaaan khasanah atas kekayaan yang dimiliki bangsa tercinta yang ditampilkan oleh saudara kita yang merayakan imlek. Saya tampilkan dalam bentuk puisi dan keterangan dari simbolnya saya ambil dari berbagai sumber.

Imlek dalam simbol

Merah
Perlambang pengharapan
Juga kebaikan
Tak lupa ketulusan hati

Ikan
Perlambang hidup sehat
Juga bahagia
Tak lupa usaha yang lancar


Lampion
Perlambang penerang hidup
Juga persatuan, kebersamaan, keberuntungan, dan semangat
Tak lupa kebahagiaan

Mie
Perlambang umur panjang
Juga kebahagiaan
Tak lupa rejeki berlimpah

Kue keranjang
Perlambang persatuan
Juga kebaikan bertutur

Tak lupa hubungan erat keluarga

Tak tertinggal Barongsai dan jeruk disertakan
Barongsai mengusir nasib buruk
Jeruk perlambang keberuntungan


Khasanah kekayaan bangsa yang mengukir keberagaman sebagai ciri khas bangsa. Semoga bangsa ini selalu damai, sejahtera, kuat, bersatu yang dibangun dari keberagaman yang menjadi kekayaan dan ciri khas bangsa ini dari dulu.

Karla Wulaniyati untuk Kompasiana
Karawang, Selasa 5 Februari 2019

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x