Bisnis

"Your Daily Needs with Kavashawl"

1 Juni 2018   20:47 Diperbarui: 1 Juni 2018   21:11 380 0 0

Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak nomor empat di  dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat. Jumlah penduduk di Indonesia pada tahun 2017 melebihi 262 juta jiwa (tribunnews.com).  Seiring bertambahnya penduduk di Indonesia, maka kebutuhan manusia baik dalam hal primer, sekunder, maupun tersier akan semakin meningkat dari  waktu ke waktu. 

Salah satu kebutuhan yang selalu meningkat adalah dalam  memenuhi fashion. Fashion merupakan suatu kebutuhan yang harus diperhatikan bagi seorang public figure, desainer, pengacara, orang kantoran, dan lain-lain. Bagi mereka menjaga penampilan itu dibutuhkan karena pekerjaan mereka mengharuskan untuk berpenampilan menarik.

Penduduk Indonesia didominasi oleh muslim dan dalam pemenuhan fashion juga didominasi oleh wanita. Hal inilah yang menyebabkan pemenuhan fashion dalam kerudung semakin meningkat setiap waktu. Disamping itu, wanita  lebih menyukai sesuatu yang praktis namun tetap elegan jika dilihat. Masalah tersebut dapat menjadi peluang terciptanya bisnis kerudung reversible. Kerudung reversible hadir untuk menjawab segala kegundahan yang terjadi pada kebanyakan wanita.

Kerudung reversible adalah  kerudung yang praktis digunakan dan terdapat dua sisi di dalam satu  kerudung. Jika seseorang ingin memakai dua kerudung yang berbeda dalam  satu hari, kerudung reversible adalah solusinya. Hal ini dapat menjadi peluang dengan menciptakan bisnis berupa kerudung reversible. Bisnis tersebut diberi nama Kavashawl. 

Kavashawl akan memproduksi kerudung reversible, dimana pada satu kerudung terdapat satu sisi bermotif polos dan satu sisi  bermotif corak. Hal tersebut dapat menghemat pengeluaran pembeli.

Dalam  menjalankan suatu bisnis, munculnya hambatan adalah sesuatu yang dirasa sangat wajar. Tidak mungkin seseorang dalam menjalankan bisnisnya selalu mengalami keuntungan. Oleh karena itu, untuk mengurangi hambatan yang terjadi, Kavashawl menggunakan Business Model Canvas dalam mengembangkan bisnis kerudung reversiblenya.

Business Model Canvas terbagi menjadi 9 bagian, yaitu:

1. Customer Segments

Segmentasi pelanggan Kavashawl masuk ke dalam mass marketdimana fokus pada kebutuhan dan masalah sebagian besar seseorang sama. Sedangkan  target pasar yang dituju adalah wanita, baik kalangan pelajar,  mahasiswa, hingga pekerja. Hadirnya Kavashawl secara khusus menargetkan kepada wanita yang menyukai keindahan dan kemudahan dalam memakai kerudung.

2. Value Propositions

Proporsi nilai yang ditawarkan oleh Kavashawl adalah design, price, dan cost reduction. Pertama desain. Desain yang ditawarkan oleh Kavashawl yaitu unik, dimana satu kerudung terdiri daru dua sisi. Sisi pertama bermotif polos. Sisi kedua bermotif corak, dimana corak tersebut didesain sendiri oleh owner

Walaupun terdiri dari dua sisi atau dapat digunakan bolak-balik, kerudung tersebut tetap ringan jika digunakan karena menggunakan bahan cotton import. Cotton import adalah bahan yang dijamin kualitasnya dan menyerap keringat saat digunakan sehingga seseorang yang memakainya tidak merasa kepanasan. 

Kedua harga. Harga yang ditawarkan Kavashwal terjangkau dibanding kompetitor. Dengan harga yang terjangkau, pembeli dapat sekaligus mendapatkan dua model dalam satu kerudungnya. Ketiga cost reduction. Dengan membeli Kavashawl, pembeli tidak perlu mengeluarkan uang  berlebih untuk mendapatkan kerudung polos dan kerudung bermotif. Hanya dengan satu kerudung, pembeli dapat memperoleh dua sisi kerudung yang cantik dan menarik.

3. Channels

Channels yang dilakukan oleh Kavashawl terdiri dari 5 tahapan. Pertama adalah awareness. Awareness dilakukan untuk meningkatkan brand awareness kepada masyarakat dengan cara media sosial dan words of mouth.  Kedua adalah melakukan evaluasi terhadap desain, produksi, packaging, pemesanan, pemasaran, keuangan yang dilakukan Kavashawl untuk  meminimalisir kesalahan yang terjadi. Ketiga adalah purchase. Pembelian Kavashawl dapat dilakukan online pada  instagram maupun shopee. 

Keempat yaitu dalam pengiriman barang,  Kavashawl bekerjasama dengan agen pengiriman seperti JNE agar barang  tersebut dapat sampai di rumah pelanggan dengan tepat waktu. Kelima  adalah after sales. Kavashawl memberikan garansi selama 3 hari  apabila barang yang diberikan terdapat cacat produksi yang merupakan  kesalahan penjual.

4. Customer Relationship

Hubungan dengan pelanggan tidak terhenti sampai barang dibeli dan dikirim. Penjual berharap dapat keep in touch dengan pelanggan terkait promo, pemberitahuan model baru, testimoni, saran, maupun kritik. Hal ini disebut personal assistance,  yang mana nantinya dilakukan melalui personal kontak seperti line  maupun media sosial seperti instagram. Kemudian Kavashawl menerapkan co creation, dimana Kavashawl akan meminta kepada pelanggannya mengenai testimoni  saat menggunakan kerudung dari Kavashawl sebagai bahan evaluasi dan  kepercayaan bahwa Kavashawl adalah bisnis yang jujur.

5. Revenue Streams

Kavashawl menetapkan harga kerudung menggunakan sistem fixed menu pricing, sehingga pembeli tidak dapat melakukan tawar menawar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2