Mohon tunggu...
Rustam_RTM
Rustam_RTM Mohon Tunggu... Pencari makna

Belajar menulis

Selanjutnya

Tutup

Bulutangkis Artikel Utama

"PBSI Home Tournament" Ganda Campuran: Menanti Pertandingan Sarat Rivalitas

30 Juni 2020   23:16 Diperbarui: 1 Juli 2020   06:34 100 8 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
"PBSI Home Tournament" Ganda Campuran: Menanti Pertandingan Sarat Rivalitas
Ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti (Foto: KOMPAS/GARRY LOTULUNG)

Setelah sektor ganda putra, kini giliran 11 pasangan ganda campuran yang bakal adu permainan dan taktik di gelaran PBSI Home Tournament. Bentrok para pemain penghuni Pelatnas Cipayung itu bakal dimulai Rabu (01/07).

Namun tak seperti sektor ganda putra yang mengacak pasangan antara pemain utama dengan pratama atau lapis pertama dan kedua, para pemain di salah satu sektor terkuat di bulutangkis Indonesia ini bakal bermain dengan pasangan aslinya masing-masing.

"Saya anggap ini (Home Tournament) sebagai simulasi. Karena sudah lama tidak ada pertandingan. Jadi, kalau simulasi, ya harus seperti pertandingan yang sesungguhnya. Termasuk partnernya,'' ujar Pelatih ganda campuran pelatnas Richard Mainaky seperti dilansir Jawapos.com.

Sejumlah nama beken seperti Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti; Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja serta Rinov Rivaldi/Pitha Haningtyas Mentari akan saling bertemu untuk menjadi yang terbaik dalam turnamen yang disponsori Mola TV tersebut.

Selain itu, ada nama pemain pelatnas utama seperti Andika Ramadiansyah/Marsheilla Gischa Islami; Akbar Bintang Cahyono/Winny Oktavina Kandow dan Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso.

Juga empat pasangan pelatnas pratama yakni Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Indah Cahya Sari Jamil; Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati; Ghifari Anandaffa Prihardika/Angelica Wiratama; Zacharia Joshiano Sumanti/Hediana Julimarbela dan Muhammad Yusuf Maulana/Lanny Tria Mayasari.

 

Foto: Instagram @badminton.ina
Foto: Instagram @badminton.ina

Tentu sedari awal, home turnament ini dimaksudkan agar para pemain dapat kembali merasakan suasana bertanding pasca sejumlah turmament ditunda dan dibatalkan akibat pandemi Covid-19.

Praktis dalam kurung waktu sekitar 4 bulan, pemain lebih banyak di asrama atau menjalani latihan rutin, yang jadwalnya juga disesuaikan dengan kondisi pandemi ini. Kondisi itu sedikit banyaknya akan mempengaruhi performa pemain, baik segi fisik serta kualitas pukulan pemain.

Itulah sebabnya, turnamen ini selain sebagi ajang "melepas kangen" bagi para pemain, juga untuk mengasah kembali kualitas permainan para pemain.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN