Humaniora

Saya Bersama RESEP 2017, Farmasi, dan KEMAFAR-UH

15 Januari 2018   18:35 Diperbarui: 15 Januari 2018   19:10 350 0 0

Saya bersama Resep, Farmasi ,dan Kemafar

Nama saya Kadek Saka Dwipayanti biasa disapa Kadek dan itu merupakan nama maba saya . Yaps saya adalah anak Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin. Kampusku ini merupakan kampus favorit di bagian Indonesia Timur yang memiliki akreditas A pada semua program jurusan yang ada baik S1, Pendidikan Apoteker, dan S2. Saya memilih Farmasi karena Ibu saya dan keluarga saya yang rata-rata bekerja di dunia kesehatan kecuali ayah saya. Pertama saya menginjakan kaki di kampus ini seperti masih mimpi yang saya rasakan, perjuangan mati-matian bersaing dengan beribu-ribu orang di luar sana membuat saya pesimis dengan kelulusan saya tetapi tuhan berkehendak lain namaku terpajang nyata ketika pengumuman SNMPTN pada tahun 2017. 

Hari demi hari ku lewati di Farmasi akhirnya saya menyelesaikan satu semester dengan IPK yang sangat memuaskan untuk saya. Di sini saya akan membahas tentang Pengkaderan saya selama saya berada di Farmasi Unhas. Ternyata tidak mudah menjadi mahasiswa sepenuhnya sangat berbeda dengan namanya siswa yang saya rasakan dulu ketika saya masih SMA. Selanjutnya saya mendengar kalau Maba harus melewati tahap Pengkaderan untuk menjadi Keluarga Mahasiswa Fakultas Farmasi. PENGKADERAN??? Terlintas di benakku pertama kali mendengar kata itu saya berpikir bahwa itu adalah sebuah kegiatan pengajaran kadang juga pemaksaan kehendak yang dilakukan seorang senior kepada juniornya. 

Pertama saya masuk di perguruan tinggi banyak dari teman -- teman saya yang bilang bahwa di Perguruan Tinggi itu kegiatan Pengkaderan sudah biasa dilakukan dan seorang maba atau mahasiswa baru itu harus ikut atau wajib untuk mengikuti kegiatan pengkaderan ini. Karena kegiatan ini dianggap sangat bermanfaat bagi para mahasiswa baru agar mereka dapat akrab dengan seniornya atau dengan teman sesama mahasiswa baru. 

Pengkaderan di Farmasi Unhas dinamakan dengan Pra RESEP terlebih dahulu ini merupakan langkah pertama kita untuk mengikuti tahap selanjutnya yaitu RESEP kata ini merupakan kepanjangan dari . Setelah beberapa hari saya masuk kuliah, ada senior yang tiba -- tiba datang ke kelas saya. Mereka menjelaskan yang harus dilakukan oleh seorang mahasiswa baru dan mereka bercerita tentang kegiatan dan organisasi yang ada di kampus serta memberikan persyaratan yang harus dibawa sabtu dan minggu ketika pengkaderan berlangsung. 

Setiap generasi dari setiap zaman yg berbeda mungkin saja mempunyai tujuan lain dalam mengadakan pengkaderan, tetapi tujuan utama itu tidak pernah hilang. Ia seperti abadi, di ceritakan dan di kuliahkan turun-temurun. Hari pertama saya ikut pengkaderan rasanya sangat aneh. Kenapa saya bilang begitu? Ya aneh menurut saya, karena hal pertama yaitu kita harus membawa roti yang harganya dua ribu rupiah dan air club yang di tempel dengan lebel farmasi dan  beserta scooty ori yang rasanya waw sangat luar biasa reaksinya ketika sudah minum sampe munteh munteh kata teman saya dan yang paling ngeri dan sadis yaitu kita diberi set pada setiap skesalahan yang kita lakukan selama pembinaan berlangsung baik itu yang disengaja maupun tidak disengaja. Ini merupakan tantangan baru untuk saya. 

Setelah beberapa pertemuan Pra Resep ternyata saya banyak mendapatkan pelajaran yang tidak biasa dari setiap pertemuan, disini saya di ajar kebersamaan, berpikir kritis, tanggung jawab, dan satu rasa dengan teman -- teman yang lain mungkin hal baru seperti ini bisa membuat sifat saya berubah derastis, ternyata pembinaan ini membawa pelajaran dan kesan yang sangat luar biasa di kehidupan saya terutama tentang kebersamaan yang di ajarkan selalu oleh kakak oc kita meskipun set kita sudah sangat banyak karena kesalahan yang dilakukan tetapi kita tetap semangat untuk membayar set tersebut meskipun kita ceweknya selalu kasihan terhadap cowoknya karena terlalu banyak gerakan yang dilakukan.

Di Pra Resep selain pelajaran yang saya sebutkan tadi banyak juga materi yang saya dapatkan yang di bawakan oleh kakak-kakak yang sangat luar biasa. Tugas Pra Resep yang sangat berkesan yaitu pada saat kita melalukan kegiatan Pengabdian di sini saya sangat terharu betapa banyaknya orang-orang yang kurang beruntung diluar sana. Tujuan tempat pengabdian saya di yayasan rumah kanker Indonesia, disana banyak saya jumpai anak-anak yang menderita penyakit yang mematikan itu tetapi kami berusaha untuk menghibur mereka agar mereka selalu semangat untuk menjalani hidupnya walaupun ada kekurangan yang menjadi penghambat mereka. 

Saya berdoa semoga tuhan dapat menyembuhkan semua anak-anak yang tak berdosa itu dari penyakitnya. Meskipun mereka menderita penyakit yang tak biasa tetapi semangat mereka untuk mengapai cita-cita sangat kuat. Saya banyak belajar dari mereka terutama dalam hal menjalani hidup. 

Materi-materi tersebut membawa ilmu yang begitu luas untuk diri kita sendiri dari materi yang di bawakan oleh kakak-kakak saya sangat banyak mendapatkan ilmu yang baru untuk saya terapkan di kehidupan saya setelah menjadi mahasiswa.  Hari demi hari berlalu RESEP semakin dekat maba show juga semakin dekat ini merupakan puncak acara dari pembinaan yang di lakukan. Setiap hari kita berlatih untuk acara maba show kita tanpa ada kata lelah, capek, maupun bosan. kita terus semangat agar acara maba show angkatan 2017 membawa kesan yang sangat luar biasa di mata senior nantinya meskipun banyak kritikan pedas dan komentar yang begitu tajam yang dikeluarkan baik dari pelatih maupun kakak-kakak sc yang selau menilai di setiap evaluasi. 

Hari H sudah semakin sangat dekat kami siap untuk resep dan persiapan maba show suda hampir cukup100%  perasaan saya bercampur aduk antara senang, takut, gugup, ataupun sedih karena Pra Resep akan segera berakhir. Matrikulasi telah tiba banyak di antara kami jatuh artinya tidak lulus dan tidak dapat mengikuti resep karena kehadiran, sikap, dan keaktifan tetapi kami sebagai teman berusaha untuk membela mereka meskipun air mata kami bercucuran karena mereka tetapi semua itu akhirnya berbuah manis sampai akhirnya kakak coster kita kak Irfan mengizinkan semua angkatan kami mengikuti resep ternyata disnilah diliat kebersamaan kita bagaimana kita membela teman kita, dan mempertahankan mereka agar bisa berama kita dan angkatan kami diberikan lagu yang berjudul Manusia kuat. 

RESEP telah tiba kami melalukan acara pembukaan di Aula pada pukul 10.00 di buka oleh Dekan I yaitu Prof.  Gemini Alam selanjutnya kami makan siang dan akhirnya kami berangkat ke lokasi tujuan. Lokasi resep kami yaitu di malino tepatnya di penginapan Bulu tanah kota ini terkenal akan suhu dinginnya yang membuat orang mengigil dan jaket tebalpun kami siapakan. Setelah memakan waktu dua jam di perjalanan tiba-tiba truk yang saya tumpangi mogok hentah kenapa bapaknya bilang kalau kampas remnya habis jadi kita menunggu sekitar setengah jam, hari sudah semakin gelap dan truk kami belum datang juga mungkin teman-teman rombongan yang lain sudah sampai di tempat tujuan hentah nasib apa yang menghampiri gb 1-3 tetapi ini merupakan pengalaman yang asike meskipun kita seperti gembel di pinggir jalan. 

Setelah selesai sholat magrib akhirnya truk kita tiba langsung saja kita naik dan melanjutkan perjalanan kita. Sesampainya di sana kita disuruh berpegangan tangan dengan erat agar teman kami tidak hilang dan kami disuruh tunduk tidak boleh melihat senior sampai di dalam aula kami langsung makan malam karena kami sangat lapar akibat menunggu truk. Setelah makan kami langsung mendengarkan materi yang dibawakan oleh kak nure selaku dosen farmasi setelah materi kami beristrirahat. 

Hari kedua kami melakukan senam pagi selamnjutnya kami di kasi diskusi paralel gb saya mendapatkan angkatan 2013 kami langsung menuju markas 2013 disana kami di jelaskan tentang struktur organisasi Kemafar dan ukm yang ada di fakultas farmasi. Tiba malam harinya akhirnya maba show kami di tampilkan didepan kakak-kakak senior, perasaan gugup, gemetar, takut, senang bercampur semua menjadi satu item demi item ditampilkan satu persatu akhirnya tiba dipenghujung acara perasaan kami begitu legah karena semua dapat berjalan dengan lancar. 

Malam jurit telah tiba kami di bagi  ke beberapa pos yang ada di setiap pos memiliki karakter yang berbeda beda, pos yang paling berkesan itu adalah pos alumni dan Desintegrator di sana saya banyak mendapatkan pelajaran hidup mengenai kepemimpinan dan loyalitas pada sebuah organisasi setelah selesai malam jurit kami beristrirahat dan saya waktu itu sangat drop karena kecapean dan ada dua orang kakak oc yang pingsan yg mendampingi kelompok saya. Hari terakhir disana kita bermain outbond bersama kakak-kakak setelah itu ada penyambutan senior mulai dari alumni sampai angkatan 2015 selanjutnya kita menutup acara Resep 2017 yang di tutup oleh Presiden BEM KEMAFAR UH. 

Banyak cerita dan pelajaran yang saya ambil dalam kegiatan ini terutama pada hal sikap, tingkah laku dan pola pikir kita. Suka dan duka kita jalani bersama teman-teman kami ini murapakan hal yang tidak biasa untuk saya di sini saya bisa mendapat arti sebuah kekeluargaan dan kebersamaan yang jarang saya rasakan. Semoga angkatan kami menjadi manusia-manusia yang kuat sesuai judul lagu angkatan kami. 

Berbicara tentang KEMAFAR saya sangat ingin menjadi bagian dari KEMAFAR karena saya ingin menjadi bagian dari keluarga yang sangat luar biasa ini saya ingin masuk ukm saya ingin mengembangkan bakat saya yang tersimpan selama ini saya ingin mengikuti pimnas dan membawa nama KEMAFAR dan Universitas di tingkat nasional maupun internasional, mungkin yang saya berikan untuk KEMAFAR tidak begitu banyak tapi saya siap setia untuk mengabdi dan selalu ada untuk KEMAFAR jika saya dibutuhkan. 

Dan dampaknya untuk KEMAFAR yaitu menjadi lebih baik lagi dalam pengurusannnya nanti dan saya akan selalu memegang loyalitas pada organisasi tersebut. Dan bagaimana KEMAFAR kedepannya saya berusaha untuk memajukan organisasi ini kekeluargaan ini agar selalu jaya kedepannya memberikan dampak-dampak yang positif untuk semua anggota yang ada di dalamnya. Banyak belajar dan banyak ilmu yang saya dapatkan dari beberapa senior yang saya temui baik ketika saya bersosialisasi maupun ketika resep berlangsung. Saya sangat berterimakasih kepada kakak-kakak yang telah berusaha mengajarkan adik-adiknya tentang semua pelajaran hidup dan berbagi semua pengalaman-pengalaman yang telah dilewati.