Zahrotul Mujahidah
Zahrotul Mujahidah GTY

Ibu rumahtangga dan Pendidik Persyarikatan Muhammadiyah

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Rapor K13, Perlu Pemahaman bagi Para Orangtua Siswa

7 Desember 2018   01:52 Diperbarui: 7 Desember 2018   01:54 119 0 0
Rapor K13, Perlu Pemahaman bagi Para Orangtua Siswa
Gambar: pemerintah.net

Tanpa terasa semester gasal tahun pelajaran 2018/ 2019 akan segera berakhir. Mulai hari Rabu Minggu terakhir bulan November para siswa telah mengerjakan soal UAS atau PAS. Kemudian UAS atau PAS berlanjut di awal bulan Desember ini. Insyaallah Minggu depan, tanggal 14 Desember rapor sudah diserahkan kepada para siswa.

Pada rapor nanti para siswa beserta orangtua atau wali siswa bisa mencermati capaian hasil belajarnya. Sebenarnya capaian hasil belajar sudah diketahui oleh para pendidiknya dalam pembelajaran sehari-hari. Nilai tugas harian, penilaian harian, PTS serta PAS direkap barulah menjadi nilai rapor.

Rapor K13 meliputi 4 penilaian, mulai dari Penilaian KI 1 yang diberikan oleh guru. Penilaian KI 2 diberikan guru Kelas atau guru PPKn. Penilaian KI 3 dan KI 4 diberikan oleh guru kelas atau mata pelajaran. 

Cukup njlimet. Akan tetapi pengolahan nilai harus teliti. Pada masing-masing KI ada ketentuan sendiri dalam pencantuman nilainya. KI 1 dan KI 2 merupakan capaian nilai spiritual dan sosial di mana nilainya berupa serangkaian kalimat yang mencerminkan capaian siswa dalam aspek religiusitas dan sosialnya, tanpa ada nilai angka maupun predikat.

Berbeda dengan penilaian KI 3 dan KI 4, nilai berupa angka dan predikat serta keterangan berupa kalimat yang mencerminkan capaian KD tertinggi dari siswa yang bersangkutan. 

Dari kesemua nilai, bisa saja terjadi capaian KDnya berbeda-beda. Nah, tugas dari para pendidiklah yang melaporkan KD hasil capaian para siswa sesuai nilai tertinggi pada tiap muatan pelajaran (SD/MI) maupun mata pelajaran lainnya.

Butuh ketelitian tinggi dan hasil tersebut seyogyanya dipahami oleh para orangtua atau wali siswa. Dan yang jelas pada rapor K13 ini tak akan dicantumkan ranking atau peringkat kelas. Akan tetapi pendidik siap apabila orangtua atau wali menanyakan bagaimana nilai keseharian anaknya dibandingkan dengan nilai siswa yang lain.

Pendidik akan terbuka dan melaporkan serta saling memberikan masukan untuk keberhasilan siswa dalam belajar di semester atau tahun pelajaran berikutnya.

Selamat mencermati hasil capaian belajar. Mari bimbing anak-anak dengan bekerja sama antara pendidik di sekolah dan orangtua atau wali di rumah. Semoga pendidikan di Indonesia semakin maju dan siap menyambut masa emas di tahun 2045.

---