Johan Irvani
Johan Irvani

Hanya wong Ndeso yang mencoba peruntungannya sebagai penulis

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup

Di Balik Layar "KPA"

13 Januari 2018   15:22 Diperbarui: 13 Januari 2018   15:45 242 0 0
Di Balik Layar "KPA"
Dokumentasi Pribadi

Tak sedikit yang menganggap bahwa orang creative itu terlahir dengan bakatnya, padahal banyak psikolog berpendapat bahwa kreativitas bukanlah sesuatu yang dilahirkan melainkan sesuatu yang bisa di pelajari. Pada dasarnya tak ada yang namanya orang kreatif hanya sanya kreatif itu di dapatkan seseorang setelah mereka belajar dan bekerja tak kenal waktu

Tapi nyatanya, belajar dan bekerja tanpa kenal waktu bukalah perkara mudah yang dapat di lakukan siapa saja meskipun oleh orang yang terbilang kreatif. Butuh tenaga yang lumayan besar serta stimulus yang benar-benar dapat di andalkan untuk menemani aktivitas kita

Nah, untuk menunjang hal tersebut tak jarang saya memanfaatkan stimuls seperti (KPA)

KPA merupakan akronim dari Kayu Putih Aroma, berbeda dengan stimulus pada umumnya stimulus yang satu ini dapat memberikan sensasi hangat pada tubuh serta memiliki aroma lebih lembut, sehingga memberikan efek yang bikin  perasaan lebih fresh

KPA sangat membantu dalam aktivitas keseharian saya, lha betapa tidak, sebagai anak manusia yang mengenyam pendidikan sambil bekerja, saya tentu harus tetap dalam keadaan vit agar dapat menjalani keseharian saya tanpa kendala

Selain itu saya juga seorang blogger yang meski hanya pemula tapi saya menghabiskan waktu 4 jam setiap malamnya untuk menulis, mulai dari blog pribadi sampai pada platform blogging nomor satu di Indonesia seperti kompasiana.com

Dalam kontek ini kita harus sepakat bahwa dalam menulis, hal yang pertama kali kita butuhkan adalah ide yang kreatif karena tanpa ide  kreatif, tulisan kita tak ubah bagaikan makanan setengah jadi yang tak sedap untuk di nikmati

Tidak cuma soal menulis di blog, tugas sekolah juga tak kalah hebat susahnya, seringkali saya harus begadang untuk menyelesaikan tugas-tugas saya. 

Pada awalnya kebiasaan ini memang terasa sangat sulit untuk di lakukan tapi belakangan ini sudah terasa seperti membalikkan telapak tangan karena gejala-gejala seperti masuk angin, gatal di gigit nyamuk saat bergadang dan stuck semuanya sudah dapat teratasi dengan stimulus KPA.

Berbicara KPA, beberapa waktu yang lalu saya sempat melakukan melakukan interview dengan salah seorang teman saya yang kebetulan bekerja di sebuah minimarket, dapat di tebak pertanyaan saya sudah pasti seputar visibilitas penjualan KPA.

"KPA adalah si peringkat 10 besar dalam daftar barang yang paling banyak laris di toko ini, yang kemudian di susul oleh rokok dan lainnya, tapi jika di bandingkan dengan stimulus lain pada umumnya, KPA lah yang sangat banyak di incar konsumen

Begitulah jawaban teman saya ketika di tanya bagaimana  penjualan KPA?

Tidak mengherankan memang, melihat banyaknya pengguna KPA dari anak-anak sampai orang dewasa

Sebagaimana yang sudah di utarakan sejak awal artikel ini, KPA memang sangat membantu keseharian kita dan bisa  bisa bikin pikiran lebih fresh, saya sendiri juga tidak luput dari stimulus yang satu ini, jika anda seorang blogger mungkin anda akan sangat paham bagaimana rasanya ketika titik jenuh itu datang, dan di saat itulah jangankan menulis artikel berkualitas lalu mempublikasikannya membalas komentar pengunjung saja terasa sangat berat

Sesuatu yang sulit sekali di hadapi sendiri adalah rasa jenuh  suatu kondisi di mana ide kreatif jadi membeku

Di saat seperti ini apa yang harus kita lakukan?

Nah di sinilah sosok pahlawan seperti KPA di butuhkan, KPA merupakan stimulus yang dapat memberi efek lebih fresh lalu memicu ide-ide kreative untuk terus menulis

Dengan adanya stimulus yang satu ini saya jadi sangat terbantu dalam menjalankan aktivitas saya

Jika kehidupan saya adalah film maka Kayu Putih Aroma (KPA) lah yang paling cocok di nobatkan sebagai behind the scene di balik film saya. Sosok yang tak terlihat tapi sangat berperan penting.

Ngomong-ngomong artikel di buat sambil duduk santai dalam waktu 4 hari dan faktanya saya sudah mengahabiskan satu botol KPA untuk artikel ini. Sekian