Mohon tunggu...
Said Agil
Said Agil Mohon Tunggu... mahasiswa Univesitas PGRI Semarang

Mahasiswa Universitas PGRI Semarang

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Membuat Pupuk Organik dari Limbah Kotoran Hewam

26 Februari 2021   01:40 Diperbarui: 26 Februari 2021   02:06 45 1 0 Mohon Tunggu...

Mahasiswa KKN UPGRIS membantu membuah pupuk organic dari kotoran hewan yaitu kambing, jerami dan campuran lainya, kami Mahasiswa KKN UPGRIS membuat 2 macam pupuk organic yaitu cair dan padat. Dan salah satunya berbahan dari limbah kotoran hewan.

Alat untuk membuat pupuk organik padat yaitu, ember, cangkul, terpal, kotoran kambing, bekas gergajian, kapur pertanian, dan 4 botol EM4. Setelah kita menyiapkan peralatan kita bisa langsung membuat pupuk organik tersebut.

Proses pembuatan meliputi: Hancurkan kotoran kambing mengunakan mesen atau campurkan bersama pupuk urea. Siapakan lahan untuk mengelolah pupuk yang bebas dari genangan air dan terpaan air hujan. Buatlah lapisan-lapisan bahan pembuatan pupukpadat dengan mencampurkan kotoran kambing bersama kapur pertanian, sekam, atau bekas gergajian hingga ketebalan mencapai 20-30 cm. Seiapkan ember yang sudah diisi dengan bakteri EM$ sesuai dengan dosis dan diberi air sekucupnya. Siramkan larutan EM4 tersebut pada campuran kotoran kambing yang sudah dibuat dengan kadar mencapai 40%.

Jika kamu meremas segenggam kotoran dan tidak ada air yang menetes, artinya komposisi air sudah pas. Lakukan pada arah sebaliknya, buatlah gunungan selebar terpal penutup yang telah disiapkan, tutup timbunan dengan terpal dan berikan beban disetiap sisinya agar tidak terhempas oleh angin, diamkan gunungan calon pupuk kandang tersebut kurang lebih 2 minggu dan buka terpalnya agar bakal pupuk melalui proses airasi pada pengegomposan, jika hawa panas keluar dari timbunan hal tersebut menandakan bahwa proses pengomposan sukses. Untuk menghilangkan aroma amoniak agar segera bisa digunakan, diamkan kurang lebih 3 minggu agar kotoran kambing terkena angin.

Itulah cara pembuatan pupuk organik padat dari kotoran hewan yaitu kambing yang banyak dipelihara oleh warga di Desa Bakalan, dan manfaat pupuk organik bagi lingkungan yaitu ramah terhadap lingkungan karena dibuat dengan menggunakan bahan yang bebas dari bahan kimia, lebih mudah terurai oleh tanah dan tidak merusak lingkungan, menjaga kesuburan tanah hingga bertahun-tahun kaena bahan organic sangan mudah terurai oleh tanah, mengurangi limbah peternakan, melenyapkan potensi munculnya pathogen yang melekat pada kotoran hewan.

Kami Mahasiswa KKN UPGRIS juga ikut menyemprokan pupuk cair kebeberapa tanaman yang sudah dibudidayakan oleh komunitas Ibu-ibu KWT di Desa Bakalan, tanaman yang dibudayakan berupa ( tanaman Terong, lengkuas, cabe dan Dll).

dokpr
dokpr
dokpr
dokpr

VIDEO PILIHAN