Mohon tunggu...
Jeff NdunJr
Jeff NdunJr Mohon Tunggu... Pemuka Agama - Sampah Inzphyrasi

Menulis itu ilahi. Melaluinya setiap orang menjadi abadi dalam waktu dan ingatan.

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup

Sabda yang Subur dan Hidup yang Humus

18 September 2021   06:35 Diperbarui: 18 September 2021   06:55 59 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sabda yang Subur dan Hidup yang Humus
foto: ibudanmama.com


Anda dan saya selalu mengharapkan hasil yang baik. Tidak ada yang mencita-citakan yang buruk. Begitulah panggilan dan hasrat hati setiap orang. Maka tugas kita adalah berjuang, berjuang dan berjuang.

Perumpamaan Yesus tentang penabur (Luk. 4: 8 - 15) mengajarkan kepada anda dan saya bahwa hasil yang baik selalu berada pada garis simetris. Benih baik - ditabur secara baik - pada lahan yang baik. Semuanya berada pada jalur baik dan benar.

Tuhan telah menyediakan benih yang baik. Ia sendiri menaburnya. Ia bahkan memberi pertumbuhan. Tugas saya dan anda hanyalah berjuang menyiapkan lahan yang baik dan subur. Benih itu adalah sabda-Nya. Hati-budi anda dan saya adalah lahannya.

Perjuangan menyiapkan hati dan budi bukanlah hal gampang. Anda dan saya harus menyingkirkan bebatuan, anda dan saya  harus membakar semak duri, anda dan saya harus menebang berbagai tumbuhan yang mengganggu, anda dan saya harus mencangkul diri sendiri. Anda dan saya, kadang harus menyakiti diri sendiri.

Tentang semua itu, yakinlah pada diri sendiri dan percayalah pada Tuhan bahwa anda dan saya berada pada jalur yang benar menuju hasil yang baik. Tidak ada luka yang abadi, tidak ada suka yang kekal. Tidak ada jalan untung yang berkepanjangan dan jalan buntu yang terpajang selamanya. Anda dan saya harus tetap menghormati perjuangan hidup dan tetap membiarkan Tuhan mengerjakan bagian-Nya untuk dirimu dan saya. Kesuburan dan buah kehidupan akan menjadi hak orang-orang yang setia dan taat mengolah hidupnya di dalam Tuhan.

Seon, 18 September 2021
Jeff Ndun, Jr

Mohon tunggu...

Lihat Konten Gayahidup Selengkapnya
Lihat Gayahidup Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan