Mohon tunggu...
Jaenal Muttaqin
Jaenal Muttaqin Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Mahasiswa Banten

Selain Hobi Menulis juga Senang Ngedit Video

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Mengenal Konsep Minimalisme: Solusi Bijak Menghadapi Budaya Pamer Kekayaan

17 Maret 2023   08:13 Diperbarui: 17 Maret 2023   08:20 701
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Illustrasi Photo by Monstera: Pexels.com

Budaya konsumsi yang semakin menggila membuat banyak orang terjebak dalam lingkaran konsumsi yang berlebihan. Mereka merasa harus memiliki segala yang diinginkan, bahkan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu, hanya untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain atau merasa dianggap kaya dan sukses. 

Padahal, konsumsi yang berlebihan hanya akan membawa dampak negatif, baik bagi diri sendiri, lingkungan, maupun masyarakat sekitar.

Untuk menghadapi budaya pamer kekayaan, salah satu solusi bijak yang bisa dilakukan adalah dengan menerapkan konsep minimalisme

Minimalisme adalah gaya hidup yang mengutamakan kualitas daripada kuantitas. Dalam gaya hidup minimalis, seseorang hanya memiliki barang-barang yang benar-benar dibutuhkan dan disukai, serta mampu memaknai kehidupannya dengan lebih sederhana dan tenang.

BACA JUGA: Filsafat Kebijaksanaan Timur: Menggabungkan Spiritualitas dan Kehdupan Praktis

Dalam konsep minimalisme, terdapat beberapa prinsip yang harus diperhatikan, antara lain:

1. Fokus pada barang-barang yang penting dan disukai  

Minimalis menghindari memiliki barang-barang yang tidak perlu, sehingga tidak terjebak dalam lingkaran konsumsi yang berlebihan. Mereka lebih fokus pada barang-barang yang penting dan disukai, sehingga hidup mereka lebih teratur dan terarah.

2. Mengurangi keinginan 

Minimalis belajar untuk mengurangi keinginan-keinginan yang tidak perlu, sehingga mereka tidak terjebak dalam lingkaran konsumsi yang berlebihan. Mereka belajar untuk merasa cukup dengan apa yang mereka miliki saat ini.

3. Menghargai waktu 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun