Mohon tunggu...
Isriya Riani
Isriya Riani Mohon Tunggu... Bandung

hello

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

Cyber Security

23 Januari 2021   09:35 Diperbarui: 23 Januari 2021   09:39 42 0 0 Mohon Tunggu...

Cyber security adalah aktivitas untuk melakukan pengamanan dan menlindungi informasi atau sumber daya telematika demi mencegah terjadinya tindakan cyber crime atau cyber attack. Cyber attack disini bertujuan untuk mengganggu secara fisik maupun alur logic sistem yang sengaja dilakukan untuk mengganggu kerahasiaan (confidentiality), integritas (integrity), dan ketersedian (availability) informasi.

Motif dari cyber crime sangatlah bermacam-macam, mulai dari bermotifkan kebencian atau mencari keuntungan semata, tapi ada juga yang bermotif moral. Bermotif moral disini biasanya adalah meretas sistem untuk menguak sebuah kebenaran dari apa yang ada di dalam sistem tersebut. Misalnya peretas membobol website teroris kemudian menyebarkan datny apada pohak berwajib untuk ditangani.

Dalam sebuah aktivitas cyber security terdapat beberapa elemen pokok yang harusnya dipenuhi untuk tetap bisa menjalankan cyber security dengan baik dan membuat data-data yang dijaga menjadiaman dari peretas atau cyber crime. Berikut ini adalah beberapa elemen pokok cyber security.

  1. Document security policy, dokumen standard yang dijadikan acuan dalam menjalankan semua proses terkait keamanan informasi
  2. Information infrastructure merupakan media yang berperan dalam kelangsungan operasi informasi meliputi hardware dan software.
  3. Perimeter Defense merupakan media yang berperan sebagai komponen pertahanan pada infrastruktur informasi misalnya IDS, IPS, dan firewall.
  4. Network Monitoring System merupakan media yang berperan untuk memonitor kelayakan, utilisasi, dan performance infrastruktur informasi.
  5. System Information and Event Managementmerupakan media yang berperan dalam memonitor berbagai kejadian di jaringan termasuk kejadian terkait pada insiden keamanan.
  6. Network Security Assessmentmerupakan elemen cyber security yang berperan sebagai mekanisme kontrol dan memberikan measurement level keamanan informasi.
  7. Human resource dan security awareness berkaitan dengan sumber daya manusia dan awareness-nya pada keamanan informasi.

Dalam menjalankan keamanan data dalam dunia telematika terdapat tugas-tugas penting dari praktisi cyber security yang saling berhubungan dan saling bekerjasama untuk menjada data-data yang ada. Beberapa tugas-tugas tersebut dikerjakan oleh orang-orang profesional yang menggeluti pekerjaan ini. Ada 3 tugas utama yang harus praktisi cyber security lakukan untuk membuat data-data tetap aman dari serangan cyber crime. 

  1. Analis Keamanan, seperti tugas analis kebanyak, seorang analis keamanan bertugas untuk memetakan potensi ancaman cyber crime, kemudian akan memberikan masukan untuk melakuakan mitigasi yang berguna untuk menyelesaikan ancaman tersebut. 
  2. Spesialis Forensik, melakukan penyelidikan pasca potensi kebocoran keamanan yang barusaja terjadi. Seorang spesialis forensik harus memiliki kemampuan teknis yang mumpuni untuk bisa mencari dan memetakan jejak-jejak yang ditinggalkan oleh pelaku, untuk bisa melacak dan menemukan pelaku.
  3. Hacker/Peretas, tugas yang ketiga adalah untuk meretas. Sebenarnya hacker / peretas adalah istilah yang diberikan kepada orang-rang yang memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan eksploitasi terhadap sistem telematika melalui berbagai cara. Namun istilah ini disalah artikan seolah-olah tindakan hacking merupakan sebuah tindakan kriminal.

Semakin banyaknya pengguna internet

Perhatian yang harus kita waspadai adalah karena semakin banyaknya penggunan internet saat ini terutama saat memasuki era revolusi 4.0. Dengan semakin banyaknya penggunan internet ini tentu saja akan menimbulkan banyaknya data tersimpan yang ada di server. Data-data yang berada di server tersebutlah yang harus menjadi perhatian kita karena data tersebut bisa saja menjadi sasaran dari cyber crime.

Dari banyaknya data pengguna internet tentunya akan menjadi sebuah ladang emas bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga akan memanfaatkan data-data tersebut utnuk kepentingan pribadi. Data-data yang tersimpan dalam server online tersebut tentunya harus lah di proteksi, jika tidak oknum-oknum tertentu akan dengan mudah mejalankan aksi kejahatannya dengan cara mencuri data-data terebut. Sehingga denganbertambahnya pengguna internet juga harus dibarengi dengan kesadaran diri untuk lebih selektif dan meningkatkan cyber security utnuk menjaga keamanan data pada server. 

VIDEO PILIHAN