Irvando Damanik
Irvando Damanik PNS

mari berbagi sekalipun hanya dari pikiran

Selanjutnya

Tutup

Balap

Marc Marquez Semakin di Atas Angin, Pesaing Harus Berbenah

21 Mei 2018   09:05 Diperbarui: 21 Mei 2018   09:13 686 1 0
Marc Marquez Semakin di Atas Angin, Pesaing Harus Berbenah
Motorsport.com

Hattrick Podium teratas yang dibukukan Marc Marquez saat beradu balapan MotoGP Prancis di sirkuit Le Mans, membuatnya semakin memimpin jauh dari pesaing-pesaing terdekatnya dalam lanjutan MotoGP seri ke 5 minggu (20/05/2018). 

Memulai balapan dari posisi kedua dibelakang penghuni pole-position Johann Zarco, rider asal Spanyol itu langung tercecer keposisi ke-6 dibelakang rider lainya pada awal race dikarenakan start yang kurang baik namun ia perlahan bisa memperbaiki posisinya hingga dia benar-benar menjadi pemimpin balapan sebelum memasuki lap ke sepuluh setelah melewati Jorge Lorenzo yang tak kuasa membendung kecepatan Marc. 

Insiden yang menimpa Andrea Dovizioso dan Zarco yang memaksa kedua rider yang merupakan pesaing kuat Marquez pada seri ini justru mengalami Crash hanya beberapa lap sejak race dimulai. Doviziozo yang sejatinya sangat membutuhkan poin penuh guna memangkas jarak yang sudah terlalu jauh dari Marquez di pimpinan klasemen sementara, justru membuat dia tampil lebih ngotot  tapi justru gagal mengendalikan motor tunggangannya yang membuat dia harus menyudai balapan lebih awal dari rekan-rekan sesame rider lainnya. 

Demikian halnya dengan Johann Zarco yang pada laga kandangnya memulai dari posisi pertama ,pebalap tuan rumah itu menyusul Dovizioso masuk pit lebih awal menyusul insiden yang terjadi hanya beberapa saat setelah crash Dovi dimana motornya juga mencium aspal di tikungan. Dan tinggallah, Marquez yang secara statistik dan prediksi selama free practice tidak akan mengalami kesulitan untuk mengimbangi laju Rossi, Pedrosa, Lorenzo, Petruci, dan pebalap lainnya.

Posisi terakhir memantapkan Marquez di puncak klasemen dengan 95 poin yang semakin jauh dari pesaing-pesaing utama seperti Vinales (59), Rossi (56), dan pesaing utamanya dalam tahun terakhir Dovizioso (46).  Jarak yang bisa dikatakan cukup jauh mengingat performa yang semakin merata diantara pebalap-pebalap unggulan tahun ini dan kemampuan serta skill pebalap.

Namun kondisi ini justru menjadi keuntungan bagi Marc Marquez yang akan memanfaatkan momentum untuk menjauhkan diri dari kejaran pebalap-pebalap lainnya menyusul performa apik yang diperlihatkan khususnya pada tiga laga terakhir sehingga berhasil memenangi balapan dipodium tertinggi sebanyak tiga race pula. 

Sementara rider-rider yang diharapkan bisa menghambat laju Marquez seperti Dovizioso justru tampil tidak maksimal dalam beberapa laga terakhir dan justru tidak menyelesaikan balapan hingga akhir pada dua race balapan teraakhir.

Kondisi ini harus mendapatkan perhatian serius bagi setiap rider lainnya dalam upaya menghambat laju apik Marquez dan memeberikan perlawanan sehingga MotoGP hingga akhir musim masih menyajikan balapan menarik antara rider yang ambil bagian. 

Tim pesaing harus melaukan pembenahan dan mengevaluasi performa para ridernya jika masih ingin melihat persaingan ketat dilintasan balap. Memang terlalu dini mengatakan kalau peluang Marquez untuk menjadi juara pada musim ini karena musim masih sangat Panjang dan masih ada 14 seri yang tersisa hingga akhir musim. 

Namun bila performa rider lainnya masih sama saja, itu akan membuat Marquez semakin nyaman ada dipimpinan klasemen dan semakin menjauhkan diri dari kejaran pebalap lainnya. Marquez hanya perlu mengatur ritme balapan seri demi seri yang akan dilalui mengingat penampilan apik juga ditunjukkan rider Spanyol itu dalam tiga balapan terakhir.