Irvando Damanik
Irvando Damanik PNS

mari berbagi sekalipun hanya dari pikiran

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Salah, De Bruyne dan Kane, Siapa yang (Paling) Layak?

6 Maret 2018   10:08 Diperbarui: 6 Maret 2018   10:23 1724 0 1
Salah, De Bruyne dan Kane, Siapa yang (Paling) Layak?
dokpri

Sudah bukan rahasia lagi jika Mohammed Salah, gelandang sayap Liverpool FC saat ini digadang-gadang menjadi salah satu kandidat terkuat peraih penghargaan dari PFA sebagai pemain terbaik. 

Hal yang terbilang wajar bagi pemain berkebangsaan mesir yang mempunyai kekuatan utama dikaki kiri itu, mengingat penampilan yang sangat luar biasa musim ini bersama tim dengan julukan The Reds tersebut. 

Di kompetisi liga Inggris hingga pekan ke- 27 saja, Mohammed salah sudah menjalakan sikulit bundar sebanyak 24 kali ke gawang lawan, dengan membukukan 8 assist (lebih sedikit dibanding kevin de Bryune sebagai peringkat pertama pemberi assist sebanyak 14), serta mengkreasikan beberapa umpan kunci dan peluang penting lainnya. Hingga pekan ke-27 Salah masih berdiri sejajar dengan striker Totenham Hotspurs ,Harry kane sebagai top skor sementara dan posisi The Reds berada diperingkat tiga klasemen sementara liga Inggris. 

Belum lagi performa yang ditunjukkan si pemain lincah tersebut di kompetisi UEFA Champion League bersama Liverpool FC, yang hingga saat ini sudah memasuki fase Knock-out 16 besar. Posisi Liverpool FC dalam kondisi yang sangat diuntungkan dimana pada pertandingan pertama unggul dengan meyakinkan 5-0 melawan raksasa Portugal FC Porto. 

Melihat pencapaian klub dan pencapaian individu, maka wajar jika musim Salah sejauh ini tergolong sukses. Bahkan menurut para pengamat sepak bola bahwa harga yang harus ditebus oleh Liverpool FC yang kabarnya menyentuh angka 43 juta Euro saat memboyong mohammed Salah dari AS Roma terbilang sangat murah mengingat penampilan sipemain sampai saat ini. 

Nilai yang terbilang murah jika dibanding besarnya nominal yang dikeluarkan oleh Chelsea FC untuk memboyong Alvaro Morata dari Real Madrid dengan mahar sekitar 65 Juta Euro yang sampai saat ini masih beradaptasi dengan permainan tim dan belum memberikan kontribusi signifikan terhadap klub yang dibelanya. Tapi salah sampai saat ini masih berlari dan mencari bola kemudian berusaha untuk menjalakan bola ke gawang lawan tanpa ampun.

Selain sosok Salah, Kevin De bruyne tentu menjadi pemain berikutnya yang tak akan lepas dari perhatian pengamat dan pecinta sepak bola dunia khususnya liga eropa. Bersama klub yang bermarkas di kota Manchester itu, De Bryune menjelma menjadi pemain yang tak tergantikan di lini tengah dari line-up starting elevent tim asuhan Pep Guardiola itu. 

Bersama Kevin De Bryune, Manchester City berada di puncak klasemen liga Inggris hingga pekan ke 27 unggul 18 poin dari pesain terdekat Manchester United. Jarak yang cukup jauh tentunya terhadap rival-rival yang berada diperingkat 2,3 hingga ke-4 dengan selsisih 16,18, 21, dan 22 secara berurutan. Bahkan beberapa pengamat melihat bahwa pasukan Pep Guardiola tinggal membutuhkan beberapa kemenangan saja untuk mengunci titel juara liga inggris tahun 2017/2018. 

Memang berkaca pada penampilan Manchester city musim ini, semua pasti setuju untuk keunggulan yang jauh terhadap rival-rivalnya. Mari sejenak melihat betapa krusialnya peran Kevin De Bruyne bersama tim yang bermarkas di Etihad Stadium itu. Dia menjadi pemain di premier league dengan assist terbanyak yakni 14, dan sudah menjalakan sikulit bundar sebanyak 7 kali. 

Dengan membandingkan menit bermain dan jumlah gol, maka De Bruyne mempunyai 0.2 gol per pertandingan dengan rata-rata menit bermain setiap pertandingan adalah 86 menit atau hampir main penuh (90 menit) setiap pertandingan yang dimainkan. Angka yang terbilang bagus untuk pemain yang berposisi utama sebagai AM, walau sering diposisikan oleh Pep Guardiola sebagai LW ataupun RW tergantung formasi yang dipakai setiap pertandingan. Selain itu, dia juga mengkreasikan peluang sebanyak 22 kali dan rataan akurasi sekitar 63%. 

Di pentas UEFA Champion League, Manchester city juga mempunyai laju yang bagus berama Kevin De Bruyne dan saat ini sedang menunggu pertandingan leg ke dua yang akan dilaksanakan di Etihad Stadium dengan keunggulan yang cukup signifikan terhadap lawannya di 16 besar, Basel. Peluang Kevin De Bruyne dkk, terbilang sangat besar mengingat keunggulan 4 gol di pertandingan pertama dan laga mendatang juga akan dilaksanakan di markas mereka di kota Manchester. 

Kita masih menunggu kiprah City di Liga Champion Eropa musim ini, mengingat perhelatan ini masih menjadi mimpi yang berlum tercapai bagi tim yang sudah diakuisisi oleh milyarder asal UEA tersebut. Namun terlepas dari itu semua, Kevin De Bryune tetaplah menjadi sosok sentral di tim city yang memberikan energi positif dan semangat untuk tim dan rekan-rekannya untuk mengarungi sisa musim ini.

Pemain terakhir yang layak dan tentunya menjadi pesain kuat Mohammed Salah dan Kevin De Bruyne siapa lagi kalau bukan Harry Kane. Pemain berusia 24 tahun berkebanggsaan Inggris ini masih menunjukkan dirinya sebagai striker yang paling ditakuti di Liga Inggris. Mengoleksi 24 gol berbagi tempat dengan Mohammed Salah di puncak top Skor sementara Liga Inggris hingga pekan ke-27, pemain yang tidak banyak komentar ini masih saja menebar ancaman didepan gawang lawan, dan menjadi momok menakutkan kepada penjaga gawang masing-masing tim di Liga Inggris. 

Bersama Harry Kane, Totenham Hotspurs saat ini berada di posisi ke-4 dengan perolehan poin sementara 58, unggul 5 poin terhadap pesaing terdekatnya Chelsea FC namun berada 2 poin dibawah Liverpool FC yang menghuni posisi ketiga klasemen sementara liga. Namun petualangan mereka di UEFA Champion League tidak semulus Liverpool dan Manchester City, pada leg pertama yang dilangsungkan di kendang lawan Juventus di turin, mereka hanya membawa hasil imbang 2-2 beberapa pekan lalu. Tetapi menjadi keuntungan kepada harry Kane,dkk karena laga kedua akan dihelat di markas sementara tim London tersebut yaitu di Wembley Stadium. 

Harry kane terbilang menjalani musim yang luar biasa musim ini, disamping membawa tim nya sudah lolos sampe fase knock-out 16 besar, mereka juga masih menjaga peluang dalam perburuan juara liga Inggris, walau saat ini selisih poin dengan pemuncak klasemen sementara Manchester City terbilang sangat besar. Secara individu, Harry Kane, selain menjadi pemuncak top skor sementara, di kompetisi UEFA Champion League dia sudah menjalakan sikulit bundar sebanyak 7 kali berada diperingkat ketiga dibawah Cristiano Ronaldo (11) dan Roberto Firminho (7), serta statistik lainnya.

Menarik memang melihat siapa yang akan menjadi yang terbaik pilihan FFA. Hal ini juga akan dipengaruhi laju ke tiga tim tersebut di pentas UEFA Champion league musim 2017/2018, yang akan mempengaruhi pencapaian dan penilaian ketiga pemain secara Individu. Namun tentunya performa mereka dikompetisi lokal akan menjadi factor utama penentu siapa yang akan menjadi yang terbaik diantara yang terbaik.

Mari kita menunggu sembari menikmati beberapa pertandingan sisa musim ini, yang masih menyuguhkan beberapa partai penting termasuk bigmatch yang akan digelar beberapa hari kedepan.

Salam Olahraga.

Salam Indonesia