Syaiful Rahman
Syaiful Rahman Aparatur Sipil Negara ( ASN)

Suka berbagi informasi dengan siapapun, senang membaca dan menulis, koleksi tanaman obat untuk budidaya Blog : www.bapeluh.blogspot.com. kontak email. syaif07@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Internet

Keuntungan dan Kerugian Polybag

31 Desember 2009   00:19 Diperbarui: 26 Juni 2015   18:42 4321 0 0

[caption id="" align="alignleft" width="300" caption="Foto"][/caption]

Hampir semua jenis tanaman Hortikultura dan yang berumur pendek seperti Cabai Rawit, Cabai besar dapat ditanam di dalam polybag. Produktivitas buah / hasil tidak berbeda jauh dengan yang ada di lahan, begitu pula mutu produk. Bertanam di Polybag merupakan alternative pemecahan masalah bila kita memerlukan konsumsi segar buah / sayuran daun.

Pemilihan polybag sebagai wadah tanam untuk budidaya dipengaruhi oleh beberapa factor yang dimilikinya seperti, harga murah, tahan karat, tahan lama, ringan bentuk seragam, tidak cepat kotor dan mudah diperoleh pada toko Saprodi, toko Plastik.Selain itu sangat baik untuk drainage, aerasi sehingga tanaman dapat tumbuh subur seperti dilahan. Penentuan ukuran Polybag yang cocok untuk pertumbuhan tanaman diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam penggunaan media dan nutrisi.

Keuntungan Pemakaian Polybag

  • Biaya lebih murah untuk pembelian Polybag bertanam dibandingkan Pot
  • Mudah dalam perawatan
  • Pengontrolan / pengawasan per individu tanaman lebih jelas untuk pemeliharaan tanaman seperti serangan hama/penyakit, kekurangan unsure hara
  • Tanaman Cabai Rawit terhindar dari banjir, tertular hama / penyakit.
  • Polybag mampu di tambahkan bahan organic / pupuk kandang sesuai takaran
  • Menghemat ruang dan tempat penanaman
  • Komposisi media tanam dapat diatur
  • Nutrisi yang diberikan dapat langsung diserap akar tanaman
  • Dapat dibudidayakan tidak mengenal musim
  • ü Sebagai Tanaman Obat dan Tanaman Hias di Pekarangan/Teras.

Kerugian

  • Polybag mempunyai daya tahan terbatas ( maksimal 2-3 tahun) atau 2 - 3 kali pemakaian untuk media tanam
  • Kurang cocok untuk usaha skala besar
  • Produktivitas tidak masikmal dibandingkan pada lahan
  • Media tanam akan terkuras / berkurang unsur organik dan media lainnya.
  • Berat kalau dipindah ketempat yang jauh