Iwan Permadi
Iwan Permadi karyawan swasta

a freelance tv creative

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Penerimaan Mahasiswa Baru 2019 Dilarang Tolak Hasil SNMPTN!

12 Januari 2019   00:40 Diperbarui: 12 Januari 2019   00:46 327 3 1
Penerimaan Mahasiswa Baru 2019 Dilarang Tolak Hasil SNMPTN!
dokpri

Sepertinya untuk penerimaan mahasiwa baru Universitas Negeri tahun 2019 ada aturan baru yang tidak memperkenankan siswa yang telah mendapatkan jatah SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri berdasarkan nilai rapot SMA/SMK/MA untuk tidak mengambilnya. Kenapa?

Ternyata kursi yang didapat lewat SNMPTN tapi tidak jadi diambil akan merugikan calon mahasiswa lain yang juga ingin masuk ke program studi (prodi) ini tapi gagal dalam proses seleksi. Selain itu penerimaan mahasiswa baru ternyata sangat berpengaruh pada administrasi perguruan tinggi negeri (PTN) termasuk didalamnya akreditasi.

Bila ini terjadi akan mengacaukan penganggaran dana operasional PTN sehingga harus disusun ulang. Belum lagi bila ada mahasiswa yang drop out atau stop kuliah karena tidak cocok dengan prodi tersebut dan ini akan juga mempengaruhi kredibilitas alias akreditasi kampus.

Artinya siswa yang telah lolos SNMPTN tidak boleh melepaskannya lalu mengambil prodi lain melalui SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) atau juga ujian mandiri di setiap PTN.

Hal lain untuk mendapatkan mahasiswa yang tepat dengan prodi yang ditujunya, sebelum dilakukan SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) yang akan dilaksanakan pendaftarannya pada 10 Juni 2019, tiap calon mahasiswa harus mengikuti UTBK (Ujian Tertulis Berbasis Komputer) untuk mengetahui kemampuan dan minat calon mahasiswa dalam dua bidang yaitu (1)Sains dan Teknologi serta (2)Sociohumaniora. Namun calon mahasiswa bisa juga hanya mengambil satu bidang saja. Bila calon mahasiswa mengambil dua bidang ini, kelak saat pendaftaran SBMPTN, diharapkan menyerahkan yang nilai ujiannya yang lebih tinggi.

UTBK ini diadakan setiap Sabtu dan Minggu (mungkin alasannya supaya tidak mengganggu jadwal sekolah) mulai dilaksanakan pada 13 April hingga 26 Mei 2019 yang akan dilakukan di 74 PTN dan juga sekolah-sekolah yang jadi mitra UTBK.  

Ada harapan UTBK bisa memberikan peta kompetensi siswa yang lebih akurat karena lewat materi test yang dilakukan akan bisa terlihat kelebihan dan kekurangan calon mahasiswa misal dalam bidang sains (eksakta) dan humaniora (sosial). Hal lainnya UTBK bisa merupakan proses seleksi positif agar para siswa yang masih duduk di kelas X (sepuluh) lebih mendalami dan memperkuat kemampuannya di bidang yang diminatinya tidak seperti yang selama ini terjadi dimana mereka belajar dari kisi-kisi soal SBMPTN dan berhasil mendapatkan nilai yang baik namun tenyata saat jadi mahasiswa prodi tersebut tidak mampu mengikuti kuliah karena kemampuannya tidak cocok di prodi tersebut.    

Mengingat waktunya tinggal dua hingga tiga bulan lagi sosialisasi ini harus segera dilakukan dan yang  terpenting siswa kelas X (10) harus lebih dipersiapkan karena mereka harus mulai dari sekarang bersaing tidak hanya dengan sejawatnya namun juga preferensinya atas program studi yang akan dipilihnya kelak di PTN. Hal lain harus ada informasi yang jelas kepada siswa yang telah lolos SNMPTN lewat jalur rapot untuk tidak melepaskannya dan ini perlu komitmen seperti perjanjian hitam diatas putih antara sekolah, siswa dan orang tua siswa.

Educating the mind without educating the heart is no educating at all (Aristotle) 

Dari sejumlah sumber.