Mohon tunggu...
Inosensius I. Sigaze
Inosensius I. Sigaze Mohon Tunggu... Lainnya - Membaca dunia dan berbagi

www.suarakeheningan.org

Selanjutnya

Tutup

Nature Artikel Utama

Mengenal Pohon dan Buah Sukun di Flores

5 Januari 2022   06:13 Diperbarui: 6 Januari 2022   03:17 1395 48 20
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi tanaman sukun. Studi terbaru menemukan, sukun bisa menjadi jawaban untuk solusi ketahanan pangan global. Sayangnya, masih sedikit yang tahu soal buah berserat satu ini.(SHUTTERSTOCK/David Fadul)

"Pohon Sukun bukan cuma punya sejarah terkait Pancasila, padanya ada cerita tentang petani desa yang mengharapkan panen berlimpah dan cerita tentang anak-anak sekolah yang jauh dari kekinian."

Siapa sih yang tidak kenal pohon sukun? Namun, jangan salah ya, sukun di daerah Flores itu berbeda dengan sukun yang umumnya dikenal seperti di Jawa atau di daerah-daerah lainnya. 

Pada gambar di atas itu juga sukun, namun di Flores atau khususnya di Ende dikenal dengan nama Krara atau sejenis sukun yang berbeda dengan sukun yang disebut dengan nama Tere dalam bahasa Ende.

Rupanya sukun adalah jenis pohon berbuah yang tumbuh di Indonesia dengan aneka jenisnya. 

Di Flores umumnya orang mengenal pohon sukun sangat besar dan tinggi. Pohon bisa punya diameter 100-200 cm atau bahkan ada yang lebih besar lagi.

Di hutan pedalaman Kabupaten Ende misalnya pohon sukun tumbuh liar di hutan dengan ketinggian mencapai 30 meter. Tentu berbeda dengan jenis sukun yang biasa ditanam di kebun pribadi umumnya. 

Pohon sukun punya banyak kegunaan dan ceritanya. Nah, apa saja kegunaannya?

1. Buah dan biji sukun enak dimakan

Tampak seperti pada gambar di atas adalah biji sukun. Biji sukun sangat enak dimakan khususnya setelah digoreng dengan menggunakan bahan aluminium atau juga jenis periuk tanah.

Biji sukun terasa manis dan enak sekali kalau dimakan, apalagi setelah digoreng dan dimakan pada saat masih panas. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
Mohon tunggu...

Lihat Konten Nature Selengkapnya
Lihat Nature Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan