Mohon tunggu...
Indi Nada Barena
Indi Nada Barena Mohon Tunggu... Mahasiswa Universitas Jember

Sedang belajar menulis

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Apa Itu Pembangunan Ekonomi? Lantas Apa Hubungannya dengan Disparitas?

16 September 2019   02:11 Diperbarui: 16 September 2019   02:22 0 0 0 Mohon Tunggu...

Dalam sebuah wilayah, ekonomi memiliki peran yang penting karena jika terjadi pembangunan dalam ekonomi maka wilayah tersebut mengalami perkembangan yakni perkembangan kemajuan dalam mensejahterakan masyarakatnya. Ekonom selalu memiliki paling tidak 3 hal yang mendasar datau menjadi sebuah nilai inti yang nantinya akan mnjadi basis konseptual dan menjadi sebuah pedoman yang bertujuan untuk memahami pembangunan yang hakiki (Goulet dalam Todaro, 2000). 

Dalam sebuah pembangunan ekonomi pasti terdapat masalah, masalah kesenjangan di dalam pembangunan ekonomi disebut disparitas, disparitas dapat dikurangi pada sistem perekonomian pasarnya ataupun ekonomi terencana.

Pertumbuhan ekonomi sendiri adalah kegiatan ekonomi yang mengakibatkan barang dan jasanya mengalami peningkatan produksi sehingga masyarakatnya menjadi makmur dan sejahtera, dalam sebuah produksi terhadap satu waktu ke waktu yang lan mengalami kenaikan. Dalam analisis yang besar, tingkatan pertumbuhan ekonomi yang dicapai suatu negara dapat ditinja dan dhitung melalui pendapatan nasional rill negara tersebut (Sukirno, 2002).  

Disparitas dalam ekonomi pembangunan. Dalam suatu darerah yang angka kepadatannya tinggi dalam menjadi salah satu faktor dari disparitas pembangunan ekonomi, ekonomi dengan kepadatan yang tinggi tumbuh begitu cepat dibandingkan dengan daerah yang angka kepadatannya rendah cenderung mengalami pembangunan dan pertumbuhan ekonomi yang rendah. 

Mobilitas adalah hal yang berpenaruh dalam pembangunan ekonomi karena jika peran sarana prasarana kurang memenuhi maka akan terjadi masalah dan kerugian.       

Indonesia adalah negara yang memiliki Sumber Daya Alam yang melimpah, menurut kam klasik jika suatu daerah mengalami pembangunan ekonoomi dan masyarakat menjadi maju, perbedaan sumber daya alam juga menyebabkan [erkembangan teknlogi harus segara dilaksanakan sebab  SDA sendiri dapat menjad modal awal usaha dalam pembangunan ekonomi suatu wilayah.

Perbedaan kondisi demografi di wilayah-wilayah tertentu pasti berbeda, jumlah penduduk yang banyak atau besar memiliki peran yang penting karena dapat mendorong perumbuhan ekonomi. Penyebab disparitas sendiri juga dapat terjadi pada daerah yang tenaga pendistribusiannya kurang.

Adisasmita (2008) menjelaskan bahwa suatu pertumbuhan dalam wilayah dpat dilihat dari struktur wilayah dan hubungan fungsional ata interaksi dalam sub sistem. Namun, pertumbuhan di luar wilayah memiliki hubungan dengan perekonomian di wilayah yang lainnya, Beberapa teori tentang pertubuhan ekonomi wilayah.

Export base-models yang dipelopori oleh north (1995) yang dikembangan lagi oleh Tiebout pada tahun 1956 berkata bahwa pertumbuhan ekonmi wilayah ditentukan oleh bebrapa hal yakni eksploitasi pemanfaata lahan alamiah dan dapat mempengaruhi pasar ekspor dan daerah-daerah yang lain, hal ini juga berpengaruh terhadap kegiatan daro pendudk sekiat yang tinggal di sana karena dapat meningkatkan perkonomian di daerah tersebut, hal ini pun dilakukan dengan pertimbangan.

Neo Classic, dipelopori oleh (Stein, 1964) yang dikembangkan oleh Roman pada tahun 1965 dengan Siebert psds tshun 1969, yang memiliki topik tentang analisa komponen fungsi, unsur yang ada awalnya dapa dilaukan untuk lintas regional.

Peningkatan dari suau pemerataan pembangunan antara daerah tidak langsung dapat diserahkan kepada kekuatan pasar ata mekanisme pasar nemun perlu adanya bantuan dari tangan pemerintah. Teori ini memiliki keadaan yang sama dengan kekuatan relatif dari "Spread effect" dan "Back wash effect" merupakan kekuatan antar daerah-daerah miskin yang nantinya dapat saling mendorong pembangunan ekonomi. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN