Mohon tunggu...
Ilya Ainur
Ilya Ainur Mohon Tunggu... Penyusun Aksara | SCHOOL COUNSELOR

saya ingin menulis lagi dan terus menulis sampai akhir

Selanjutnya

Tutup

Tebar Hikmah Ramadan

Tradisi Bertukar Hampers Lebaran

18 Mei 2020   23:56 Diperbarui: 18 Mei 2020   23:59 182 2 1 Mohon Tunggu...

Seperti halnya saat menyambut bulan ramadhan yang saat penyambutannya akan ada tradisi-tradisi sesuai dengan tempat tinggal. Sesuai dengan daerah setempat di mana kita tinggal. Dan penyambutan saat menjelang bulan ramadhan telah kita lalui. Seperti berziarah ke makam orang-orang terkasih yang telah lebih dulu meninggalkan kita. Ada juga yang melakukan tradisi munggahan dan masih banyak lainnya.


Tanpa terasa hari ini kita sudah menginjak hari ke 25 bulan ramadhan. Itu tandanya kita akan semakin dekat dengan hari raya idul fitri atau juga sering kita sebut dengan hari raya lebaran. Di mana hari tersebuu merupakan hari raya paling besarnya orang muslim. Umat muslim di seluruh dunia merayakannya tanpa terkecuali. Lalu apakah ada tradisi-tradisi khusus saat menjelang hari lebaran tiba? Maka dari itu tulisan saya kali ini akan membahas sedikit tentang tradisi menjelang hari raya lebaran yang terjadi di sekitar saya. Jadi langsung aja yuk.

Tradisi adalah sebuah kebiasaan yang dilakukan orang di suatu tempat atau derah tertentu yang juga bisa berhubungan dengan budaya nantinya. Tradisi menjelang hari raya lebaran di tempat saya tinggal dan sudah saya saksikan selama tahun ke tahun biasanya ada saling berkirim parcel. 

Dari dulu saya kecil. Saya paling senang jika di rumah ada parcel. Parcel yang berisikan makanan-makanan. Ada juga yang kasih mamah saya parcel berisi barang-barang seperti piring dan lainnya. Dulu parcel dibagikan dengan menggunakan keranjang dari kayu rotan. Lalu dibungkus dengan plastik bermotif. Namun seiring berjalannya waktu perubahan demi perubahan terjadi.

Pada tahun sekitar 2016 an orang yang akam saling berkirim parcel menggunakan keranjang yany terbuat dari kayu rotan dan dibungkus dengan plastis bermotif sudah lumayan ditinggalkan meski masih ada yang menggunakan. Karena orang sudah beralih menggunakan karuds yang biasanya berwarna hijau atau putih dihiasi warna hijau. Yang ada gambarnya ketupat dan mesjid lalu bertuliskan selamat hari raya idul fitri.

Untuk isi dari kardus yang disebut bingkisan lebaran itu biasanya macam-macam. Dari mulai sembako plus minuman-minuman khas hari raya. Juga ada yang berisi sarung, koko, mukena, makanan-makanan, kue-kue dan berisikan hal yang lainnya. Nah pada saat sudah musim dengan menggunakan kardus itu. Di rumah saya akan banyak kardus berwarna hijau. Biasanya bapak saya akan dapat bingkisan lebaran seperti itu dari sekolah tempatnya mengajar. Lalu kakak saya juga dari sekolah tempatnya mengajar. Dan kalo mamah saya dari saudara.

Bergeser ke tahun berikutnya sekitar tahun 2018 kardus sudah lumayan ditinggalkan juga tuh. Ya meski nasibnya sama seperti parcel yang masih ada yang menggunakan beberapa. Kini bingkisan lebaran dirubah kemasannya lebih praktis lagi menggunakan hand bag, tote bag. Karena pada tahun 2018an tote bag atau hand bag itu sedang digandrungi sekali. 

Digunakan dalam hal apapun. Dan untuk apapun. Yaitu termasuk dalam saling memberi dan berkirim bingkisan hari raya. Di mana biasanya hand bag nya akan berwarna hinau juga bertuliskan selamat hari raya dan tak lupa ada gambar ketupat dan mesjid. Ukurannya besar berisikan sembako, makanan khas hari raya, kue-kue kering dan minuman sirup khas hari raya tentunya.

Berbeda lagi dengan tahun ini tepatnya 2020. Istilah parcel atau bingkisan hari raya malah diganti meniadi Hampers. Saya googling ternyata maknanya sama saja dengan parcel. Awal saya mendengar kata hampers itu sendiri. Dari salah satu postingan akun instagram selebgram yang nama akunnya @keanuagl. 

Di mana dirinya merepost stroy dari teman-temannya. Yang berterima kasih telah diberi hampers oleh keanu. Hampersnya sendiri berbentuk kotak seperti terbuat dari plastik mika dan bawahnya disangga oleh kardus. Isinya sendiri ada beberapa makanan dan kue-kue. Lalu ada pouch dan ada seperti sabun atau lilin aromaterapi begitu.

Ternyata istilah hampers memang sedang in di tahun ini. Di mana ternyata bukan hanya akun @keanuagl tersebut saja yang membagikan story tentang hampers karena masih banyak yang lainnya. Ternyata tradisi saling berbagi ini juga dilakukan oleh para artis, selebgram dan penggiat di dunia hibran.

Sama halnya dengan apa yang selalu dilakukan mamah saya setiap menjelang hari saya. Biasanya mamah memasak gorengan tumpi asli sunda, rengginang, kue bolu dan kue sagon yang terbuat dari kelapa. Nantinya setiap makanan tersebut akan dibungkus rapi. Lalu disatukan dalam satu tas. Kemudian dibagikan ke sanak saudara. 

Jadi mamah saya juga akan membagi hampers kepada sanak saudara. Dan tak lupa mamah saya bahkan saya juga alhamdulillah diberi rejeki dikasih hampers setiap tahunnya. Seperti tahun ini saya dapat hampers dari sekolah tempat saya mengajar.

Saling berbagi saling memberi memang suatu hal yang indah jika dilakukan. Meski tidak besar meski hanya setoples kue kering. Namun makna dibalik itulah yang membuat tradisi menyambut hari raya semakin bermakna.

VIDEO PILIHAN