Mohon tunggu...
rokhman
rokhman Mohon Tunggu... Freelancer - Kulo Nderek Mawon, Gusti

Melupakan akun lama yang bermasalah

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Siapa yang Mempopulerkan Istilah "Pelatih Kampung"?

21 September 2022   20:07 Diperbarui: 21 September 2022   20:09 77 9 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Suimin Diharja (kiri). foto: kompas.com/hamzah

Siapa yang pertama kali mempopulerkan istilah "pelatih kampung" dalam jagat sepak bola Indonesia? Yang jelas, Bima Sakti bukan yang pertama menyebut diri sebagai pelatih kampung.  

Usai membawa Indonesia U16 juara AFF, Bima Sakti menyebut dirinya sebagai pelatih kampung. Semacam antitesis dari pelatih kota, pelatih elite, dan sejenisnya.

Dalam sudut pandang lain bisa dimaknai bahwa pelatih kampung juga bisa berprestasi. Prestasi bukan hanya milik pelatih kota atau pelatih elite.

Saat Bima Sakti menyebut dirinya sebagai pelatih kampung, saya langsung ingat pada satu sosok. Sosok itu sepertinya yang mempopulerkan istilah pelatih kampung.

Dialah Suimin Diharja. Seingat saya, dialah yang populer disebut pelatih kampung. Sebab, dia jugalah yang memang menyebut dirinya sebagai pelatih kampung.

Ujaran Suimin bahwa dirinya pelatih kampung, diungkapkan lebih dari 20 tahun lalu. Di masa itu, dia adalah pelatih papan atas persepakbolaan Indonesia.

Tahun 1999, Suimin Diharja seingatku mampu membawa PSMS lolos ke semifinal Liga Indonesia. PSMS masuk empat besar kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Sayangnya, PSMS gagal lolos ke final karena kalah adu penalti dari Persebaya Surabaya. Prestasi di tahun 1999 itu adalah prestasi terbaik pertama PSMS setelah peleburan perserikatan dan galatama di musim 1994-1995.

Suimin kembali membawa PSMS ke semifinal Liga Indonesia pada tahun 2001. Saat itu, PSMS kembali gagal lolos ke final karena kalah adu penalti dari PSM.

Di masa Suimin jadi pelatih level atas, dia menyebut dirinya hanya sebagai pelatih kampung. Bahkan saya masih ingat, ANTV membuat liputan singkat khusus tentang keseharian Suimin ketika tak melatih.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan