Mohon tunggu...
rokhman
rokhman Mohon Tunggu... Freelancer - Kulo Nderek Mawon, Gusti

Melupakan akun lama yang bermasalah

Selanjutnya

Tutup

Humor Pilihan

Hidup Itu Harus Serius!

12 September 2022   09:01 Diperbarui: 12 September 2022   09:18 77 13 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber: New Line Cinema/It chapter 2 dipublikasikan Kompas.com

Hidup itu harus serius. Apapun dilakukan serius. Jika sesuatu dilakukan tidak serius, maka tak serius hidupnya.

Contoh hidup serius adalah jika bercanda harus serius. Artinya serius dalam bercanda. Jika saatnya bercanda tapi dia tak bercanda, maka dia tak serius.

Contoh hidup serius adalah jika tidur harus serius, artinya serius tidur. Bukan malah mikir pekerjaan saat tidur. Itu artinya tidurnya tak serius.

Contoh hidup serius adalah bekerja dengan serius. Bukan bekerja tapi terus membayangkan tetangga. Itu namanya bekerja tidak serius.

Contoh hidup serius adalah saat makan serius. Bukan makan sembari bicara. Itu namanya makan yang tak serius. Aku sering makan sembari bicara, apalagi yang diajak bicara menarik hati. Aku beberapa kali tak serius makan.

Contoh hidup serius itu melawak harus lucu. Kalau melawak kok tidak lucu, berarti dia tak serius melawak. Kenapa tak serius melawak? Macam penyebabnya. Misalnya Ā karena bahan lawakannya kurang. Mungkin karena terus diforsir melawak tiap hari, tak ada jeda untuk merenung. Akhirnya lawakannya tak lucu, tak serius.

Contoh hidup serius adalah bersantai dengan serius. Kalau waktunya bersantai malah mikir yang serius, maka dia tidak serius bersantai.

Bahasa lain dari hidup harus serius adalah hidup harus tahu tempat dan tahu waktu. Lakukankan sesuatu sesuai dengan tempatnya dan waktunya.

Kamu tak bisa teriak teriak protes keras di depan rumah orang yang sedang berkabung. Itu artinya kamu tak tahu tempat dan tak tahu waktu. Kamu tak serius untuk protes.

Contoh hidup serius adalah kamu serius dalam bertarung. Bertarung satu lawan satu, bukan keroyokan. Keroyokan itu bertarung yang tak serius.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humor Selengkapnya
Lihat Humor Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan