Mohon tunggu...
Ikrom Zain
Ikrom Zain Mohon Tunggu... Content writer - Teacher

Hanya seorang pribadi yang suka menulis | Tulisan lain bisa dibaca di www.ikromzain.com

Selanjutnya

Tutup

Hiburan Pilihan

Chicser; Sebuah Kisah (Pinoy) Boyband Asia Tenggara

10 Mei 2014   15:00 Diperbarui: 23 Juni 2015   22:39 1427 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Chicser; Sebuah Kisah (Pinoy) Boyband Asia Tenggara
ersonel Chicser. Berdiri dari kiri: Oliver, Owy, Biboy . Duduk dari kiri: Clarence, Ranz, Ullyses (photobucket.com)

I know you so well (I know you so well)

Girl I need you (Girl I need you)

Girl I love you (Girl I love you)

Girl I heart you

Pasti anda tak asing dengan penggalan lagu ini.

Lantas, kalau yang ini bagaimana? Apakah anda tahu?

Because the first time that I saw you

I said my oh my

I do everything to have you

Make you mine oh mine

Saya yakin, pasti anda bingung dan bertanya, itu lagunya siapa? Tahukah anda, di ujung dunia sana, tepatnya di sebelah utara Provinsi Sulawesi Utara pelantun lagu tersebut sangat digemari akhir-akhir ini. Mereka adalah enam orang (tepatnya anak muda) laki-laki yang tergabung dalam sebuah boyband bernama Chicser.

Chicser merupakan Pinoy Boyband (Boyband asal Filipina) yang beberapa waktu belakangan ini meroket di negeri Christian Bautista. Boyband ini tidak mau disebut boyband (seperti JKT48 yang tak mau disebut girlband). Saat anda melihat siaran televisi Filipina seperti ABS-CBN, maka kehadiran Chicser seakan mendominasi pertelevisian Filipina. Sama seperti saat Sm*sh atau CJR saat mulai menanjak dulu.

Menyebut boyband, pasti akan muncul beberapa kata. Ganteng, imut, pandai menyanyi, dan pandai menari. Satu lagi, pasti kehadiran mereka disambut meriah oleh para penggemar (terutama kaum hawa). Teriakan “aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” dan tangisan mengharu biru akan selalu terdengar. Teman Facebook wanita saya asal Kota Lagaspi tak henti-hentinya mengunggah status berisi kegiatan Chicser. Dari bangun pagi, rekaman, konser. Saya heran mengapa saat mandi kok tidak juga diunggah statusnya. Kalau teman saya asal Makati, Metro Manila lain lagi. Dia selalu mengunggah status berisi lagu-lagu Chicser, meski itu sering diulang. Saya akhirnya jadi penasaran dan mencari informasi mengenai boyband ini.

Chicser digawangi oleh Ullyses, Biboy, Oliver, Clarence, Ranz dan Owy. Diantara enam orang ini, Ranz yang paling banyak penggemarnya. Seperti halnya Iqbal dalam boyband CJR. Chicser sendiri sudah mengerluarkan beberapa single. Single yang paling sukses adalah Hello I Love You. Nah jika mendengar lagu ini pasti di pikiran anda adalah lagu I heart You milik Sm*sh. Campuran antara bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Lagu Hello I Love You ini juga merupakan campuran bahasa Inggris dan bahasa Tagalog.

[caption id="" align="aligncenter" width="470" caption="Personel Chicser. Berdiri dari kiri: Oliver, Owy, Biboy . Duduk dari kiri: Clarence, Ranz, Ullyses (photobucket.com)"][/caption]

Chicser dan Sm*sh. Fenomena boyband Asia Tenggara. Fenomena masyarakat Asia Tenggara melakukan sebuah inovasi (kalau tak boleh disebut plagiasi) terhadap budaya luar, dalam hal ini budaya K-Pop. Indonesia dan Filipina, dua negara yang selalu terdepan dalam soal dunia hiburan di Asia Tenggara akibat sistem demokrasinya yang sangat terbuka sebenarnya memiliki sejarah yang hampir sama dengan apa yang disebut boyband.

Indonesia sudah menyaksikan bagaimana Sm*sh dan puluhan boyband lokal lainnya tumbang satu persatu. Lantas, bagaimana dengan Chicser, masihkah akan bertahan?

[caption id="" align="aligncenter" width="420" caption="Ranz, Iqbalnya Filipina (chicserlovers.blogspot.com)"]

Ranz, Iqbalnya Filipina (chicserlovers.blogspot.com)
Ranz, Iqbalnya Filipina (chicserlovers.blogspot.com)
[/caption]

Semuanya memang tergantung bagaiamana Chicser mampu menampilkan sesuatu yang baru dalam setiap tahap penampilannya. Salah satu kelemahan boyband produk Asia Tenggara adalah kurangnya kreativitas baru saat perjalanan karir mereka. Tidak seperti boyband dari Korsel yang selalu menampilkan sesuatu yang baru. Sebut saja Big bang. Boyband ini dalam setiap single atau albumnya akan mengusung konsep tertentu, seperti saat album Still Alive dengan konsep dark yang banyak orang menyebutnya sebagai konsep iluminati. Lalu saat album Tonight yang mengusung tema tengkorak/indian. Antara satu album dengan album lain memiliki perbedaan konsep mendasar dan inilah yang sering ditunggu-tunggu oleh para penggemar. Nah, boyband Asia Tenggara seperti Chicser ini cukup monoton dalam masalah konsep penampilan. Dan, kelemahan lainnya yang menjadi ciri khas boyband Asia Tenggara adalah seringnya tampil lipsync dalam setiap penampilan langsung.

Salah satu penampilan konser Chicser

Lalu, yang menjadi kelemahan Boyband Asia Tenggara lainnya adalah seringnya tampil dalam kurun waktu tertentu. Ditmbah dengan pemberitaan yang begitu intens. Sering tidak disadari, lama-lama orang akan bosan melihatnya. Hanya fans yang militan saja yang dengan setia menunggu kehadiran sang idola. Saat orang mulai jenuh, maka pasti satu per satu boyband ini akan tumbang.

Belum lagi, stempel plagiat yang dialamatkan pada mereka. Chicser sendiri memiliki banyak sekali haters, terutama dari penggemar EXO (boyband Korsel) dan One Direction (boyband Inggris). Para haters yang tidak suka dengan Chicser menyerang mereka dengan gaya penampilan yang mirip dengan kedua boyband tadi. Salah satu yang mungkin bisa menjadi pembanding antara Chicser dan One Direction bisa anda lihat pada video berikut ini. Bagaimana menurut anda?

Chicser- Hello I love You

One Direction- Live While We're Young

Di balik semua itu, boyband sangat rentan dengan yang namanya kejenuhan. Inilah yang menjadi tantangan sendiri bagi Chicser agar tetap eksis. Melihat usia mereka yang masih sangat muda, sangat disayangkan kalau nasib mereka seperti boyband Indonesia yang gugur satu per satu. Tahun 2014 ini, di saat Sm*sh sudah terlihat akan gulung tikar, Chicser masih bisa berkibar  Bisakah mereka terus bertahan?

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x