Mohon tunggu...
Ika Septi
Ika Septi Mohon Tunggu... Lainnya - Lainnya

Penyuka musik, buku, kuliner, dan film.

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Pendamping Wisuda, Pentingkah?

3 Mei 2018   16:14 Diperbarui: 3 Mei 2018   21:25 3079
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi: csmonitor.com

Salah satu yang digelisahkan oleh mahasiswa tahun terakhir selain tetek bengek tugas akhir adalah Pendamping Wisuda atau kerap disingkat PW. Biasanya cowok mengidap rasa gelisah yang lebih akut daripada cewek. Hal ini gak perlu dibuktikan oleh survei dan analisa yang njlimet kerena semua itu jelas terlihat dari balik kacamata yang melihat. Lha iya, kalau merem kan gak bisa melihat.

Sebenarnya kenapa sih mereka ini kayaknya sibuk banget dengan yang namanya PW. Padahal gak pake PW juga gapapa kali, gak bakalan berubah tu IPK di transkrip. Masa gara-gara gak punya PW, IPK nya dikurangin dua angka di belakang koma, enggak kan?

Tapi pasti ada alasan yang jelas tentang per PW-an ini, salah satunya mungkin dalam rangka menggenapkan keberhasilan yang diraih selama beberapa tahun mengikuti kegiatan perkuliahan yang menyiksa jiwa dan raga haha lebay.

Keberhasilan?

Yap, keberhasilan akademis harus di imbangi dengan keberhasilan yang berbau-bau romantis, cieh.

Bila yang sudah memiliki gandengan bagai truk yang kerap seliweran di jalanan Pantura, masalah PW ini gak bakalan banyak menyedot energi untuk memikirkannya, namun lain soal dengan yang masih sendiri atau istilah biker-nya single fighter, acara wisuda akan menjadi sebuah momok yang sungguh menakutkan, hiiyy.

Nah bagi para single fighter yang baru saja tersadar dari kejamnya dunia pergaulan, kantin adalah arena yang tepat untuk melancarkan aksi heroisme tingkat dewa dalam mencari PW. Di kantin, Insha Allah semua tipe buka kantor perwakilan. 

Tapi jangan salah, harus benar-benar dipikirkan strategi yang akan dilancarkan, karena banyak yang usahanya kandas gara-gara salah memainkan strategi. Banyak cewek yang ilfil gara-gara para cowok melakukan hal-hal yang bikin bulu kuduk mereka meremang seketika bagai melihat film-filmnya Tante Suzana.

Misalnya nih demi mendekati cewek yang menjadi sasarannya, sang cowok kerjaannya mengendap-endap di balik punggung temannya atau di antara etalase, gerobak, bahkan di bawah kursi kantin, sudah seperti kelakuan Sersan Zeke ketika melakukan tugas heroiknya di Vietnam. Lalu kirim salam dengan suara yang menggelegar bagai suara bom C4 sampai semua orang di kantin terjungkal dari kursi saking kagetnya. 

Atau tiba-tiba langsung duduk di samping incarannya sambil cengengesan. Hal-hal di atas itulah yang terkadang membuat para cewek ilfiil lalu langsung mengaramkan maksud dan tujuan para cowok kepepet tersebut.

Eh tapi kok keliatannya tingkah laku cowok seperti diatas itu jadul banget ya, zaman sekarang kan semuanya sudah serba mudah berkat adanya medsos dan lain-lainnya. Jadi ngapaaain saya nulis ini, hih.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun