Rodhiyah Nur I.
Rodhiyah Nur I. Mahasiswa UINMA 18160023

Bismillahirrohmanirrohim

Selanjutnya

Tutup

Edukasi Pilihan

Menumbuhkan Kesadaran Sosial Sedari Dini

20 April 2019   13:51 Diperbarui: 21 April 2019   20:17 56 3 3
Menumbuhkan Kesadaran Sosial Sedari Dini
cloudfront.net

Saat anak berusia dini sangat penting untuk mengajarkan berbagai hal yang positif. Tidak hanya berhubungan dengan emosi, mental, fisik, tetapi juga yang tidak kalah penting adalah sosialnya.

Menurut CASEL (The Collaborative for Academic, Social, and Emotional Learning), Kesadaran Sosial (Social Awareness) merupakan sebuah kemampuan untuk mengambil perspektif dan berempati dengan orang lain dari berbagai latar belakang dan budaya, memahami norma-norma sosial dan etika untuk perilaku, dan mengenali sumber daya dan dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

Salah satu studi di Universitas California menemukan bahwa anak usia 18 bulan sudah bisa menguasai komponen kunci dari empati, yakni kemampuan memahami perasaan orang lain dan dapat merasakan apabila dirinya berada di posisi orang lain.

Salah satu hal yang dapat kita ajarkan pada anak usia dini adalah menumbuhkan rasa empati. Diharapkan dengan sikap empati, si anak tumbuh dengan sikap peduli dan peka terhadap sesama, sehingga anak tidak mati rasa dan memiliki sifat egois. Terlebih sekarang ini banyak sekali kejadian yang menunjukkan hilangnya rasa empati pada orang dewasa, sehingga dicontoh oleh anak-anak. 

Lalu gimana caranya menumbuhkan sikap empati?

Berikan Contoh yang Baik

Anak belajar dengan melihat dan meniru. Efek nasehat dan perkataan saja tidak dapat berpengaruh besar apabila dibandingkan dengan contoh langsung dari orang dewasa. Jadi jika kita mengiginkan agar anak memiliki rasa empati, maka mulailah memberikan contoh langsung yang baik untuk anak.

Ajarkan Hal Sederhana

siduta.com
siduta.com
Memulai dari yang sederhana, contohnya dengan membantu pekerjaan rumah yang tentunya tidak begitu berat. Saat anak merasa bahwa bantuan mereka dibutuhkan dan disambut dengan baik, mereka akan percaya diri untuk memberikan bantuan kepada orang lain yang membutuhkannya. Hal tersebut tidak terlepas dari kata sederhana, yaitu kata maaf, tolong dan terima kasih. Biasakan agar anak mengatakan kata seringkali kita anggap remeh tersebut, agar dia belajar untuk selalu menghargai orang lain, sekaligus juga untuk mensyukuri setiap hal kecil yang dia terima.

Respon Positif

Cara yang lainnya adalah saat anak berbuat kebaikan, ada baiknya kita sempatkan untuk memberikan respon positif, salah satunya dengan memujinya dan mengatakan bahwa itu adalah hal yang baik. Seperti saat anak membantu memungut buku temannya yang jatuh, berbagi mainan, berbagi makanan, atau hal-hal baik lainnya. Hal ini akan membuat anak berpikir bahwa apa yang dia lakukan adalah kebaikan dan disetujui, sehingga dia akan terus melakukannya. Yang perlu untuk ditekankan disini adalah pujian yang diberikan tidak berlebihan.

 Kenalkan Perbedaan

Ajari anak bahwa kita akan bertemu dengan berbagai macam orang dari berbagai latar belakang. Kenalkan orang yang memiliki kekurangan fisik dan harus dibantu setiap ada kesempatan. Berikan pandangan bahwa perbedaan tersebut bukan untuk dijadikan bahan ejekan atau olokan, tetapi hal tersebut adalah hal yang dapat memperkuat pertemanan.

kidslova.id
kidslova.id

Kelompok Bermain

Salah satu cara untuk mengembangkan rasa empati anak bisa juga dengan memasukkannya ke kelompok bermain atau PAUD saat umurnya sudah mencukupi. Anak akan bertemu dan berinteraksi dengan temanya, sehingga dia bisa tahu dan kenal dengan emosi.

Hewan Peliharaan

Sebuah penelitian di Inggris menunjukan jika anak yang memelihara binatang mampu memiliki kemampuan sosial lebih baik. Memelihara binatang ini mampu mengembangkan sisi empati dan kemampuan anak dalam mengasuh. Selain itu dengan memelihara binatang anak akan belajar bertanggung jawab.

newmoon.com
newmoon.com

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2