Kandidat

Impian Besar Emil Elistianto Dardak untuk Warga Jatim

16 Mei 2018   14:08 Diperbarui: 16 Mei 2018   14:23 144 0 0
Impian Besar Emil Elistianto Dardak untuk Warga Jatim
Emil Elestianto Dardak

Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut satu Emil Elestianto Dardak mengutarakan keinginannya untuk mewujudkan jalan sepanjang pesisir selatan Madura. Keinginan tersebut disampaikan di depan ratusan jemaah muslimah Nahdlatul Ulama dalam acara bertajuk 'Istighosah Muslimat NU' di Sreseh, Kabupaten Sampang, Selasa (15/05/2018).

"Kami punya mimpi besar untuk Jawa Timur dan Madura. Madura ke depannya akan dikembangkan dengan tiga hal yaitu garam, jagung hibrid, dan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan. Tak hanya itu, di sini saya akan berbicara tentang Madura kawasan selatan yang menghadap ke laut selatan ini juga tidak boleh ditinggalkan," tutur suami Arumi Bachsin tersebut.

Lebih detail lagi doktor termuda Jepang ini menjelaskan, jalan sepanjang pesisir selatan Madura sangat strategis jika diwujudkan. Hal tersebut perlu dilakukan karena banyaknya pasar tumpah yang ada di Madura. Keberadaan pasar tumpah sering kali membuat kemacetan. Karena itu, perlu dibangun bypass yang menghubungkan Bangkalan hingga Sumenep.

Emil juga berencana agar Sampang memperoleh manfaat dari Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan yang sedang dibangun di Bangkalan. Apalagi, lokasi Bangkalan dan Sampang sangat dekat, sehingga kedua wilayah itu harus sama-sama maju. "Sampang juga harus kebagian manfaat agar maju bersama-sama," tutur Alumnus University Of Oxford ini.

Emil Elestianto Dardak bersama UKM kerupuk
Emil Elestianto Dardak bersama UKM kerupuk

Industri Krupuk

Kemudian, Emil pun mencoba membuat adonan kerupuk super jumbo di UMKM Kerupuk Kipas Jumbo di Sampang Madura.  Dalam kunjungannya kali ini, Emil Dardak ditemani Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil, M Roziqi dan KH. Asep Syaifuddin Chalim yang memimpin langsung istighosah.

Selain menghadiri acara istighosah, Emil juga mengunjungi UKM kerupuk yang berada di kabupaten Sampang, Madura. Dalam kunjungan tersebut, Emil terkesan dengan kerupuk yang dihasilkan UKM bernama Kerupuk Kipas Super Jumbo tersebut.

Emil sempat berdialog secara langsung dengan pemilik usaha bernama Nurul. Dalam pembicaraannya dengan Nurul, Emil menanyakan apa saja kesulitan yang dihadapi selama ini. Menurut Nurul, dirinya kesulitan untuk dalam pemasaran kerupuknya. "Jualnya susah tidak Bu?" tanya Emil pada Nurul di lokasi

"Agak susah soal musimam. Kalau musim lebaran biasanya ramai," jawab Nurul. Emil juga terkesan dengan  mesin penggiling yang dimiliki Nurul. Menurut Nurul dirinya baru tiga bulan menggunakan mesin tersebut. Nurul juga mengakui, adanya mesin penggiling yang mampu meningkatkan produktivitas bisnisnya.

"Bisa menambah produksi dan membantu masyarakat lain. Maksudnya, produksi bisa digiling disini. Biasanya kan manual," papar Nurul.

"Ini bisa tahan berapa lama?" tanya Emil.

"Bisa setahun Mas," jawab Nurul.

"Sudah ada label halalnya?" tanya Emil lagi.

"Alhamdulillah sudah," tutur Nurul.

Emil sempat membantu Nurul menggiling ikan. Emil terlihat sangat menikmati proses tersebut. Dirinya juga sempat menyicipi krupuk dari hasil UKM milik Nurul.

"Di sini yang dipakai daging aslinya supaya lebih terasa (rasa ikannya). Kalau di Surabaya pakai sarinya (ikan), Kalau disini nggak (pakai daging asli)," ujar suami Arumi Bachsin itu.

"Maju terus usaha kecil di Sampang dan maju terus UKM Jawa Timur," tandas Emil.