Lingkungan

4.000 Pohon Trambesi Akan Ditanam di Ruas Jalan Lintas Timur

15 Januari 2019   02:40 Diperbarui: 15 Januari 2019   02:47 190 0 0
4.000 Pohon Trambesi Akan Ditanam di Ruas Jalan Lintas Timur
Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Marwan S.Ag saat menghadiri penanaman pohon di Bukit Sak Buk, Desa Rebo, Sungailiat - Bangka. Senin ( 14/01/2019 )/Dokpri
Kepala Dinas Kehutanan Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Marwan S.Ag menghadiri penanaman pohon yang digelar Yayasan Bangka Alam Lestari di Bukit Sak Buk Desa Rebo, Sungailiat - Bangka.

Penanaman pohon ini dilakukan disepanjang jalan lintas timur yang dimulai dari jembatan Emas sampai desa Rebo dan dilanjutkan penanaman pohon di Bukit Sak Buk.

Marwan menginginkan jika nanti Bapak Erzaldi tidak lagi menjabat sebagai Gubernur dan saya tidak lagi menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan, 10 tahun atau 20 tahun yang akan datang, hasil dari penanaman pohon ini akan menjadi suatu peninggalan.

Dikatakan, disepanjang jalan lintas timur ini disamping kanan dan kirinya ditanami pohon trembesi seperti di Singapura, jika sudah besar kedua pohon tersebut akan bertemu dan akan melindungi orang yang sedang berjalan.  

"Jika tahun lalu kita tanam tanaman yang tidak berbuah, namun sekarang kita tanam tanaman berbuah yang dapat dinikmati oleh masyarakat di Bukit Sak Buk seperti, duku, durian, alpukat, rambutan dan jenis tanam buah lainnya", terangnya, Senin ( 14/01/2019 ).

Dijelaskan oleh Marwan, semua biaya penanaman dan perawatan sampai nanti tumbuh dibiayai oleh Yayasan Bangka Alam Lestari dibawah Pimpinan Ibu Ahung. 

"Kita pihak pemerintah memang mengalami kesulitan dalam melakukan penanaman, karena adanya keterbatasan biaya. Maka dari itu Dinas Kehutanan mencari komunitas komunitas masyarakat pecinta lingkungan yang bisa bagaimana menanam dan menghijaukan kembali daerah yang rusak di Bangka Belitung", pungkasnya.

Kami berharap dengan datangnya Gubernur untuk turut serta melakukan penanaman pohon ini dapat memberikan energi yang kuat kepada masyarakat di Desa Rebo ini  sama sama mempunyai jiwa untuk menghijaukan dan memperbaiki alam yang rusak disekitarnya.

Marwan katakan, kegiatan ini juga didukung oleh Kepala BPDAS HL Edi yang menemukan balok kompos. Dengan temuan tersebut kita dapat menanam pohon di tanah bekas tambang, karena balok kompos tersebut dapat memberikan nutrisi untuk tanaman selama 2 tahun. Dan kita akan lanjutkan penanaman pohon dengan media balok kompos ini di ujung bandara dimana area tersebut sudah rusak dan nanti dilanjutkan ditempat lainnya.

"Kami ingin mewujudkan Bapak Gubernur Kepulauan Bangka Belitung sebagai Bapak Penggerak Reklamasi Nasional. Mudah mudahan dengan gerakan seperti ini masyarakat semakin sadar dan bencana di Bangka Belitung bisa dihindarkan", tegas Marwan.