Mohon tunggu...
HSB
HSB Mohon Tunggu... Belajar Trading

Memberi edukasi mengenai trading yang baik dan benar.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Istilah-istilah Umum di Trading Forex

9 April 2020   16:46 Diperbarui: 9 April 2020   16:40 566 0 0 Mohon Tunggu...

Dunia trading forex dapat membingungkan untuk pemula, oleh karena itu, trader pemula harus menyisihkan waktu untuk mempelajari istilah-istilah yang sering digunakan. Berikut ini adalah istilah-istilah umum di forex yang perlu diketahui:

Pip
Pip adalah istilah yang sering digunakan di forex yang memiliki arti perubahan nilai di antara dua mata uang. Sebagai contoh, jika EUR/USD berada di harga 1.1205 dan kemudian bergerak ke 1.1206. 

Perbedaan 0.0001 adalah 1 pip. Pip adalah angka desimal terakhir dari harga pasangan mata uang. Biasanya pip terdiri dari 4 atau 2 angka desimal. Namun ada yang lima atau tiga angka desimal.

Sebagai contoh harga GBP/USD 1.30547 kemudian bergerak menjadi 1.30548. Pergerakan harga sebesar 0,00001 itu disebut sebagai 1 pipette.

Spread
Spread adalah perbedaan antara harga jual dan beli di forex. Sebagai contoh, jika harga bid dari EUR/USD adalah 1.1345 dan harga ask adalah 1.1346. Maka spreadnya adalah 0.0001 atau 1 pip. 

Ketika trading, harga dari pasangan mata uang harus melewati spread agar transaksi memberikan profit. Sebagai contoh, apabila EUR/USD naik di atas 1.1345, maka akan menguntungkan bila melakukan aksi jual. Sebaliknya, apabila EUR/USD turun di bawah level 1.1346, maka akan menguntungkan bila melakukan aksi beli.

Spread itu penting diamati karena untuk memperoleh keuntungan maka spread harus sekecil mungkin ketika terjadi pergerakan harga yang kecil. Karena itulah kenapa trader biasanya menggunakan pasangan mata uang mayor, karena pasangan mata uang mayor memiliki spread yang sangat kecil. 

Pasangan mata uang minor biasanya memiliki spread yang tinggi. Contoh CHF/JPY, harga bid adalah 112.23 dan harga ask adalah 112.29. Berarti spreadnya adalah 0,06 atau 600 pips.

Margin
Margin adalah jumlah uang di akun trading yang dapat digunakan oleh trader untuk melakukan transaksi. Dengan kata lain, akun ini adalah deposit yang dilakukan trader sebagai jaminan ketika trading.

Jumlah margin yang dibutuhkan untuk membuka dan menahan posisi di transaksi tergantung dari ukuran transaksi. Penambahan di ukuran transaksi akan memerlukan tambahan modal untuk bisa menahan posisi. 

Pemberitahuan untuk penambahan ini biasa disebut dengan margin call. Sebagian besar trader forex tidak memiliki margin yang cukup untuk trading volume tinggi sehingga membutuhkan bantuan leverage.

Leverage
Leverage adalah pinjaman yang diberikan broker untuk membantu trader sehingga dapat trading di volume tinggi. Sebagai contoh, leverage 1:100 berarti dengan modal $1000, trader dapat trading pasangan mata uang yang bernilai $100000. 

Apabila menghasilkan profit, leverage 1:100 dapat memaksimalkan profit sebesar 100 kali lipat. Namun bila loss, juga menghasilkan loss sebesar 100 kali lipat sehingga penggunaan leverage harus mempertimbangkan segala risiko yang dapat terjadi.

Fitur-fitur Lain
Di bawah ini adalah beberapa fitur di platform trading forex yang sangat membantu trader ketika membuat transaksi:

  • Market order adalah tipe order yang mengizinkan trader membeli mata uang pada harga pasar saat itu. Trader menggunakan limit order untuk membeli atau menjual pasangan mata uang di harga yang diinginkan.
  • Take profit adalah fitur dimana trader dapat menentukan harga spesifik yang diharapkan oleh trader. Setelah menentukan angka spesifik, fitur ini akan mengunci dan secara otomatis keluar dari transaksi setelah harga mencapai angka yang sudah ditentukan trader sebelumnya.
  • Stop loss adalah fitur pencegahan loss yang makin tinggi. Trader dapat menentukan angka yang masuk batas toleransi mereka apabila harga pasar bergerak menjauh dari yang diharapkan dan keluar dari transaksi secara otomatis ketika harga sudah mencapai angka yang ditetapkan itu.


Disclaimer
Artikel di atas hanyalah sebagai informasi dan pendidikan saja. Informasi di atas tidak bertujuan untuk dijadikan saran. Produk dengan leverage memiliki tingkat risiko yang tinggi terhadap modal yang Anda investasikan. Nilai investasi dapat turun atau naik dan Anda dapat kehilangan pembayaran margin awal Anda. Pastikan Anda telah memahami sepenuhnya semua risiko yang terlibat.

VIDEO PILIHAN