Mohon tunggu...
H.M.Hamidi
H.M.Hamidi Mohon Tunggu... Lainnya - Berusaha Berdo'a Bersyukur Berpikir Positif

Pekerja Sosial, Pelaku Pemberdayaan, Praktisi Pendidikan

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Membangun Optimisme Melalui Peringatan Maulid Nabi Muhamnad SAW

19 Oktober 2021   21:13 Diperbarui: 19 Oktober 2021   21:45 49 5 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sosbud. Sumber ilustrasi: KOMPAS.com/Pesona Indonesia

Menurut para ulama bahwa kelahiran Rasul Nabi akhir zaman Muhammad SAW yaitu pada hari Senin tanggal 12 Rabbiulawwal 571 M bertepatan dengan tahun gajah.

Dinamakan tahun gajah, karena bertepatan dengan kedatangan tentara Abrahah ke kota mekkah untuk menghancurkan ka' bah dengan mengendarai gajah.

Namun niat dari Abrahah dan pasukannya digagalkan Allah SWT dengan mengirim burung ababil untuk menghujani pasukan mereka dengan batu yang terbuat dari tanah liat yang panas.

Peristiwa tersebut diabadikan dalam Al Qur'an surat Al Fil ayat 1 - 5 yang artinya:

"Tidakkah engkau perhatikan wahai Muhammad, bagaimana tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah? Bukankah dia telah menjadikan tipu daya mereja menjadi sia sia. Dan Dia telah mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong bondong. Yang melempari mereka dengan batu yang terbuat dari tanah liat yang dibakar. Sehingga mereka seperti daun yang dimakan ulat".

Kelahiran baginda Rasul merupakan khabar gembira bagi seluruh kaum yang beriman, menjadi ancaman bagi kaum yang ingkar.

Optimisme orang orang yang beriman seketika bangkit mendengar khabar lahirnya Nabi dan Rasul penyempurna seluruh risalah.

Harapan tentang kedamaian, agama penerang kegelapan dan pelenyap kebodohan seakan didepan mata. Keankara murkaan akan segera sirna dibawah panji panji ajaran yang dibawanya, seperti diterangkan dalam kitab kitab sebelumnya.

Dialah penghulu para Nabi dan Rasul, diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam. Penyempurna akhlah yang mulia, petunjuk jalan keselamatan baik didunia maupun diakhirat. Solusi dari semua masalah kehidupan, pedoman untuk segala kegiatan.

Keagungan akhlaknya dipuji seluruh alam, keteladan perilakunya diakui kawan maupun lawan. Tutur katanya tidak pernah menyakiti, kasih sayangnya tiada berbatas walau beliau telah tiada. Kecintaan terhadap umatnya tiada sirna hingga hari kebangkitan.

Satu sholawat kepadanya menjadi sebab keselamatan bagi setiap orang. Hanya syafaatnya yang berlaku ketika semua Nabi dan Rasul mengharap bisa memberi syafaat untuk kaumnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan