Mohon tunggu...
Himawan
Himawan Mohon Tunggu... Administrasi - https://himfiles.blogspot.com/

Twit update perkembangan weekly-chart #HIMpersada20 ( Hits Indonesia Mingguan ) di @himpublik | https://open.spotify.com/search/himklasik

Selanjutnya

Tutup

Musik

HIMpersada20 : 5 - 11 Desember 2021 ( Kilas Balik Musik 2005 - 2014 : Bagian 20 )

6 Desember 2021   07:15 Diperbarui: 6 Desember 2021   07:29 55 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

2014 : # Prediksi tahun depan

Frekuensi konser artis mancanegara yang lumayan "langka" sepanjang tahun 2014 dengan alasan keamanan sepertinya tidak akan terulang di tahun 2015. Lihat saja beberapa musisi kelas dunia yang rencananya manggung di kwartal pertama tahun depan, ada : Michael Buble, Lenny Kravitz, sampai One Direction. Juga beberapa artis K-Pop dijadwalkan masih wara-wiri mampir ke Indonesia untuk mentas lagi. Promotor konser bakal panen donk, he3...

Lalu dimana posisi artis musik kita untuk menyambut "kepungan" musisi impor ini ? Moga-moga Badan Industri Kreatif yang digagas pemerintahan Jokowi yang katanya segera bekerja awal tahun 2015 bisa menunjukkan kinerjanya dalam mengangkat demam I-Pop, minimal mewabah dulu di kawasan Asia Tenggara dan Asia Timur yang secara kultural tidak jauh berbeda. Penerapan Free Trade Area di kawasan ASEAN mau tak mau bakal membawa dampak persaingan semakin ketat bagi perkembangan industri musik tanah air.

Boyband dan girlband mewabah di tahun 2012-2013, dangdut merangsek lagi di tahun 2013-2014, lalu ada peralihan genre apa yang kiranya akan melanda industri musik di tahun kambing kayu ini ? Kembali ke 2 dekade lalu tepatnya di tahun 1995, kala itu musik pop progresif, nuansa elektronik, dan dance-able cukup menawarkan dinamika yang positif. Apakah hal itu akan terulang ? Setidaknya kesuksesan event Djakarta Warehouse Project di penghujung tahun 2014 seolah memberi indikasi ke arah sana. Kejenuhan akan musik mellow dan mendayu-dayu sepertinya akan tergantikan di tahun 2015 ini dengan musik bertempo medium / up beat. Semangat !

2014 :  # Artist of the year

Tulus. Yup, tanpa basa-basi penulis menobatkan penyanyi pria ini sebagai musisi tanah air yang berkibar di tahun 2014. Agak terseok-seok di singel perdananya "Baru", namun kemudian melesat dengan lagu keduanya yang begitu fenomenal "Jangan cintai aku apa adanya" menjadi top playlist di berbagai stasiun radio. Selanjutnya menjadi relatif mudah baginya untuk memperkenalkan materi2 dengaran dari album bertajuk "Gajah" ini. Meski materi dengaran karya Tulus ini oleh sebagian kalangan ditujukan bagi pasar kelas menengah (atas), namun memang karakter vokalnya inilah yang menjadi pembeda unik setelah pasar musik dalam negeri terlanjur lama dibuai oleh cita rasa suara "mainstream" ala Afgan maupun Judika.

Noah. Sorry to say, debut album yang diluncurkan sekitar Lebaran itu tidak mendapat sambutan meriah dari penikmat musik dalam negeri. Perubahan konsep musik yang lebih nge-rock daripada rasa pop-nya ternyata dirasa tidak pas dengan karakter grup band asal kota kembang ini. Dan di penghujung akhir tahun 2014, mereka kehilangan salahsatu personelnya di posisi drummer yang memutuskan hengkang.

Cita Citata. Lewat tembang dangdut andalannya "Sakitnya tuh disini" yang meluncur di awal kwartal keempat tahun 2014, namanya pun kian dikenal khalayak. Seperti sudah menjadi rumus umum, popularitas artis mendongkraknya menjadi bintang iklan dan terpaan gosip kehidupan pribadinya pun mulai dikorek berbagai media infotainment.

Anyway, kalau dalam 3 alinea diatas membahas tentang penyanyi solo pria, grup band, dan penyanyi dangdut, lalu bagaimana dengan "prestasi" penyanyi solo wanita ? Bila menyimak juara berbagai kontes nyanyi di layar kaca yang akhir ini dominan dimenangkan oleh kaum hawa, harusnya potensi mereka untuk berbicara lebih banyak di industri musik tanah air terbuka luas. Namun bila ditilik lebih lanjut, lagi2 stok yang relatif "berbunyi" di tahun 2014 sebatas : Raisa, Fatin, Bunga Citra Lestari, dan Rossa. Sebenarnya ada juga Gita Gutawa, namun beberapa singel hits-nya di tahun 2014 ini tidak terlalu nendang untuk di-"follow".

Disclaimer : 

Weekly-chart yang saya buat ini bersifat subyektif adanya ( tanpa pengaruh endorse label maupun tim manajemen artis manapun ), jadi kalau ada beberapa tembang favorit anda yang mungkin tidak ada di daftar tangga lagu ini, harap maklum adanya. Namun tiap minggunya, saya tetap pantau juga beberapa chart radio yang menjadi referensi materi dalam meng-update penyusunan lagunya. Terima kasih.

Kritik, kontak & kerjasama : jukeboxlist@yahoo.co.id

 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Musik Selengkapnya
Lihat Musik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan