Mohon tunggu...
Hilwatul Fuadah
Hilwatul Fuadah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Memiliki kepribdian Hilwatul Fuadah seorang yang selalu termotifasi untuk mencoba segala hal yg baru. Mahasiswi Komunikasi IAI Syarifuddin Lumajang

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

ERUPSI GUNUNG SEMERU - LUMAJANG

6 Desember 2022   00:55 Diperbarui: 8 Desember 2022   08:43 103
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Potret: Penanggal,Tirtosari Dokrpi.

 Sabtu (5/12/2022), langit masih mendung dan hujan tak kunjung henti. Kami mahasiswa IAI Syarifuddin Prodi KPI,berencana untuk mengunjungi tempat pengungsian, korban yg terdampak erupsi gunung Semeru. Gunung tertinggi di pulau Jawa.Tepatnya di desa Pulo.

Sesampainya kami di desa Pulo, kami mendapatkan informasi ternyata sudah tidak ada warga yang mengungsi di desa Pulo tersebut.

Dan kami, memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke tempat pengungsian selanjutnya.

Tepatnya di desa Penanggal kec.Candi Puro, kab.Lumajang.

Potret: Mahasiswa IAIS ,Dokrpi.
Potret: Mahasiswa IAIS ,Dokrpi.

Singkat cerita,sesampainya di penanggal,salah satu dari kakak tingkat lapor kepada pihak yang berada di lokasi tersebut. Tak lama kemudian, kami di arahkan untuk langsung memasuki lokasi pengungsian. Dan di situ kami bertemu dengan "cak Toriqul Haq"selaku Bupati Lumajang.

Informasi yang kami dapat,dari salah satu warga yang mengungsi yakni ibu paini,saat ini masih hanya ada 7-8 kepala keluarga . Akan tetapi kurang lebih 100 rumah yang terdampak. Banyak warga yang masih bertahan di sana . " Disana gelap nggak keliatan apa-apa"ujar salah satu keluarga dari ibu paini.

Potret: bersama warga di posko pengungsian.dokpri
Potret: bersama warga di posko pengungsian.dokpri

Masih ada 107 rumah, di daerah dekat  gunung Sawur yg belum dapat ."kan dulunya itu masih tenang-tenang soalnya,di kira gak ada erupsi lagi, eh ternyata ada erupsi lagi jadi,takut semua" Ujar Bu paini.

Ada salah satu pengungsi, yang mendapat kabar . Kalau pada sore itu (5/12/2022)terjadi erupsi lagi."erupsi mneh,tambah gak onok umah ku iku le. Salah aku ijenan bojo ku meninggal pas erupsi taun lalu"ujar salah satu dari keluarga Bu paini sambil menangis.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun