Heru Sudrajat
Heru Sudrajat WIRASWASTA

Pernah bekerja diharian Sriwijaya Pos Palembang sebagai wartawan.

Selanjutnya

Tutup

Kotaksuara

Mulya Semoga Bisa ''Memulyakan'' Rakyatnya

25 Desember 2017   23:08 Diperbarui: 25 Desember 2017   23:31 996 0 0
Mulya Semoga Bisa ''Memulyakan'' Rakyatnya
gambar pribadi

Munculnya pertama kali pasangan calon yang berani  tampil di masyarakat meski hanya dispanduk, sungguh membuat para politikus daerah ini sedikit menghela nafas.  Pasangan balon (bakal calon) bupati dan wakil bupati Bangka, yaitu Mulkan dan Syahbudin (MULYA), yang diusung PDI-Perjuangan  berani tampil mendahului lawannya. Meski belum terlihat surat rekomendasi dari DPP PDI-Perjuangan. Namun pasangan ini seperti menjanjikan untuk membawa daerah ini kedepan lebih baik lagi. Bukan berarti kepemimpinan yang sebelumnya tidak baik, namun bahasa politisnya, kurang maksimal.

Tentunya Mulya sudah memiliki hitung hitungan matang, mengingat keduanya anggota DPRD Bangka yang sudah dua periode duduk di kursi dewan. Kalau pak Mulkan tidak diragukan lagi, namanya didaerah ini. Apalagi beliau dikenal dermawan yang peduli membantu dengan rakyat dan dilalukikan dari sewindu yang lalu. 

Jadi majunya pak Mulkan bertarung di pemilihan bupati dan wakil bupati Bangka, harus diperhitungkan oleh lawan-lawannya nanti.  Sebab beliau memiliki karisma tinggi dihati masyarakat daerah ini dan tentunya membuat lawannya, harus lebih hati-hati. Tidak saja di perkotaan, tapi didesa-desa nama Mulkan cukup berkibar dan  masyarakat memang menunggu munculnnya pak Mulkan.

Terus siapa lawan Mulkan nanti? Ada incamben Tarmizi Saat, Daniel plus kalau ada kuda kehitam hitaman. Sekarang pertanyaan yang muncul, mampukah Mulkan menyisihkan Tarmizi dan Daniel dari gelanggang pertarungan pilkada 2018? Tentunya pasti dijawab mampu mengalahkan,"Itu pasangan paling tepat idieal untuk memimpin daerah ini kedepannya. Saya yakin menang,"ujar Ketua Partai PDI-Perjuangan Bangka, Parulian Napitupulu SIp.

Sungguh jawaban yang menggembirakan, meski belum seratus persen dapat dipegang. Lalu bagaimana dengan incamben Tarmizi Saat yang juga memiliki suara cukup bagus untuk mencalonkan lagi maju dipemilihan bupati dan wakil bupati. 

Yang pasti incamben harus juga berhitung dengan teliti dan penuh hati-hati. Jangan merasa bahwa para pegawai, para guru, tenaga honor yang ada di kalangan lingkungan pemkab Bangka maupun dikecamatan, desa akan mengkuti incamben, itu belum tentu. 

Imcamben memiliki segala fasilitas yang ada, namun belum tentu juga bisa menang dalam pilkada. Seperti yang diungkapkan Dr Ibrahim pengamat politik Babel, bahwa incamben pun bisa kalah, sudah banyak contohnya. Ahok misalnya dan juga contoh yang ada di Bangka sendiri periode sebelumnya, incamben juga kalah. 

Apapun yang akan terjadi dipemilihan kepala daerah di Kabupaten Bangka harus didukung semua lapisan masyarakat. Yang penting bertarung dengan kejujuran, tanpa harus memfitnah dan menjatuhkan lawan dengan rasa kedendaman. Semoga juga Mulya  pasangan yang pertama kali berani menongolkan diri dapat benar-benar me Mulya kan rakyatnya. Semoga. (heru sudrajat)