Mohon tunggu...
Herry Mendrofa
Herry Mendrofa Mohon Tunggu... Seorang Pekerja Sosial

Lahir di Nias, Sumatera Utara. Pernah berGerakan Mahasiswa Nasional Indonesia, Aktif di Ikatan Pekerja Sosial Profesional Indonesia dan sedang berwiraswasta.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Tancap Gas, Dinsos Bekasi Konsolidasikan SDM PKH

15 Januari 2020   19:37 Diperbarui: 15 Januari 2020   19:41 0 0 0 Mohon Tunggu...
Tancap Gas, Dinsos Bekasi Konsolidasikan SDM PKH
Dok. pribadi

Keseriusan Bupati Bekasi dalam rangka mengakselerasi pengentasan kemiskinan di wilayahnya kian meningkat. Ada sekitar 67 ribu lebih jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial Republik Indonesia. Hal ini memang membutuhkan perhatian dan penanganan yang strategis dan komprehensif.

Melalui ini Dinas Sosial yang dipimpin oleh Kepala Dinas H.Abdilah Majid.S.H., M.M., memberikan pengarahan pada acara perkenalan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) PKH Kohort 2020 yang dilaksanakan pada Rabu 15 Januari 2020 bertempat di Aula Kantor Bupati.

Pada kesempatan tersebut, H.Abdilah menegaskan bahwa agar SDM yang baru dinyatakan lulus ini sejak proses rekrutmen pada akhir Desember tahun lalu untuk benar-benar melaksanakan tugas, pokok dan fungsi dengan penuh semangat, motivasi yang kuat dan bertanggungjawab.

"Jaga nama baik Kabupaten Bekasi dimanapun kita berada." demikian H.Abdilah menutup arahannnya.

Selanjutnya Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bekasi, Hj.Rusmiyah mengatakan bahwa SDM PKH yang baru agar lebih memaksimalkan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) untuk mempercepat transformasi kehidupan KPM yang selama ini praSejahtera menuju Sejahtera. SDM PKH dalam bekerja agar berpedoman pada peraturan yang berlaku termasuk Peraturan Menteri Sosial Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Program Keluarga Harapan. Bahkan Koordinator PKH Kabupaten Iyon Junaedi pun mengharapkan agar profesionalitas, integritas dan komunkasi antar SDM PKH tetap terjaga dengan baik.

Di sisi lain, Yoyok Setyowijoyo yang juga Koordinator PKH Kabupaten Bekasi mengingatkan bahwa PKH itu selalu beririsan dengan akurasi data jadi dibutuhkan kecermatan dan ketelitian dalam proses validasi, verifikasi dan pemutakhiran data KPM secara berkala. Harapannya bahwa SDM PKH akan menjadi garda terdepan memastikan bantuan PKH tepat sasaran.

M.Akmal dan Rissa Manelly sebagai Pekerja Sosial Supervisor PKH ditempat yang sama menuturkan bahwa SDM PKH harus mampu memberikan terobosan untuk membantu pemerintah menurunkan angka kemiskinan sebagaimana target 10% di tahun 2020. Untuk diketahui bersama bahwa jumlah KPM PKH seluruh Indonesia sudah mencapai 10 juta penerima manfaat dan akan dielaborasi melalui proses graduasi mandiri. Menurut Akmal bahwa graduasi mandiri akan terjadi jika SDM PKH memiliki komitmen menjalankan Family Development Session sesuai dengan modul yang diberikan diantaranya Modul Pendidikan dan Pengasuhan Anak, Modul Ekonomi, Modul Kesehatan, Modul Perlindungan Anak dan Modul Kesejahteraan Sosial. Disamping itu, Rissa Manelly mengatakan bahwa di tahun 2020 sudah saatnya SDM PKH proaktif dalam merespon kebutuhan KPM jika menemukan persoalan di wilayah kerja yang secara prosedural diimplementasikan dalam manajemen kasus. Tujuannya agar terstruktur, sistematis dan masif, ujarnya.

Di akhir acara, Nunu Nugraha salah satu dari SDM PKH Kohort 2020 menyampaikan apresiasi kepada Dinas Sosial dan berkomitmen untuk fokus bekerja sebagai SDM yang Santun, Integritas dan Profesional. Kepala Seksi Pelayanan Jaminan Sosial, Upin Supini pun berharap dengan bertambahnya SDM PKH yang berjumlah 68 orang di Kabupaten Bekasi akan menciptakan nuansa baru, keluarga baru, dan kekuatan baru untuk Bekasi Sejahtera.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x