Mohon tunggu...
Herry Gunawan
Herry Gunawan Mohon Tunggu... seorang pemuda yang peduli

Saya seorang yang gemar fotografi dan travelling

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Kita Indonesia, Rawatlah Persaudaraan dan Tinggalkan Kebencian

12 April 2019   07:10 Diperbarui: 12 April 2019   07:46 0 0 0 Mohon Tunggu...
Kita Indonesia, Rawatlah Persaudaraan dan Tinggalkan Kebencian
Kita Indonesia - jalandamai.org

Mendekati hari pemilihan presiden dan wakil presiden serta pemilihan legislatif, situasi politik nasional kian memanas. Provokasi demi provokasi terus bermunculan. Tidak hanya bersifat kebencian, tapi juga bersifat kebohongan. 

Entah apa yang ada dibenak para oknum masyarakat yang ingin menang dengan cara yang tidak elegan ini. Cara-cara semacam ini jelas sangat menguntungkan pihak tertentu, tapi merugikan seluruh masyarakat Indonesia.

Indonesia sejatinya adalah negara besar, yang mempunyai kekayaan alam begitu besar. Selain itu juga mempunyai keanekaragaman budaya yang tidak dimiliki negara lain. Indonesia juga merupakan negara yang mempunyai penduduk usia produktif yang sangat banyak sekali. 

Bahkan, di level Asia, Indonesia adalah yang terbesar untuk penduduk usia produktif. Mereka itulah yang banyak disebut generasi milenial. Jumlanya sangat fantastis. 

Untuk usia 20-34 tahun, diperkirakan mencapai 90 juta orang. Suara mereka itu pula yang diperebutkan para elit politik, untuk bisa memenangkan pilpres tahun ini.

Tidak hanya diperebutkan suaranya, generasi milenial juga banyak menjadi target kelompok radikal, untuk terus menyebarkan provokasi tentang radikalisme dan intoleransi. Bibit intoleransi sengaja disebarkan, agar generasi penerus bangsa ini menjadi generasi yang galau dan tidak bisa menentukan arahnya. 

Dalam kondisi galau itulah yang kemudian dimanfaatkan oleh kelompok radikal dan intoleran, untuk masuk dan menjadi anggota mereka. Dan terbukti, para pelaku tindakan radikal dan intoleran, bahkan aksi terorisme saat ini banyak didominasi anak-anak muda.

Padahal, generasi milenial inilah yang menjadi bagian generus bangsa ini. Jika generasi penerusnya menjadi generasi pembenci, generasi pemarah, dan generasi yang merasa paling benar tentu negara yang besar ini akan sangat rugi. Generasi milenial harus menjadi generasi penyebar perdamaian. 

Nilai-nilai kearifan lokal yang diserap dalam Pancasila, harus diimplementasikan dalam setiap perkataan dan perbuatan. Generasi zaman now harus mampu menjadi generasi perekat terhadap generasi sebelumnya, yang mungkin sudah terberai karena kebencian.

Ingat, Indonesia negara besar, yang membutuhkan dukungan penuh dari semua penduduknya. Indonesia juga mempunyai jumlah penduduk yang sangat besar, lebih dari 250 juta penduduk. Karena itulah, generasi zaman now harus mampu menjadi generasi perekat, yang terus mempropagandakan pentingnya menjaga solidaritas dan persatuan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x