Mohon tunggu...
AKIHensa
AKIHensa Mohon Tunggu... Penulis - Pensiunan sejak tahun 2011 dan pada 4 Mei 2012 menjadi Kompasianer.

Kakek yang hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Kurma Pilihan

Penghuni Neraka Terakhir yang Tidak Pernah Berhenti Berharap

26 Maret 2023   15:00 Diperbarui: 26 Maret 2023   16:23 704
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi Foto (Sumber: NU Online).

Penghuni Neraka yang Terakhir, ini judul kita kali ini dalam rangka bersilaturahim dengan Saudara-saudara yang selalu mendapat Rahman dan Rahim dari Allah. 

Ramadan tahun ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk meraih keutamaan pahala dariNya. Salah satunya yaitu dengan berbagi kisah dan informasi yang bermanfaat bagi peningkatan Iman dan Taqwa kita kepada Allah. 

Ini adalah sebuah kisah tentang Penghuni Neraka yang terakhir yang tidak pernah berhenti berharap kepada pertolongan Allah. Hal itu sebagaimana sebuah  hadits Riwayat Imam Al-Bukhari dengan status shahih. 

Pada kisah itu berkali-kali Allah SWT mematahkan omongan janji dari seorang pria pada hari Kiamat. Saat itu Allah sedang melakukan perhitungan amalan hamba-hambaNya. 

Adalah Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu meriwayatkan bahwa Rasullullah SAW menyampaikan sebuah pembicaraan tentang kejadian saat hisab kepada para hamba-hamba Allah.  

Ketika Allah menyelesaikan hisab kepada para hamba-hambaNya, maka tinggalah seorang hamba yang wajahnya menghadap ke arah pintu neraka. 


Hamba yang malang itu berharap kepada Allah. Lalu dia berdoa, wahai Allah, Tuhanku, palingkanlah wajahku dari api neraka. Telah membuat penderitaan karena tiupan angin dari kobaran apinya yang membakar. 

Pria itu terus berdoa kepada Allah tanpa henti dengan penuh harap. Lalu Allah pun berfirman. Apakah kiranya jika doamu terkabulkan maka kamu akan meminta yang lain kepadaKu? 

Pria itu menjawab pertanyaan ini dengan tegas bahwa dia tidak akan meminta yang lain demi Keperkasaan dan Kebesaran Allah. Maka Allah pun memalingkan wajah Pria itu dari api neraka menghadap ke pintu surga. 

Wajah pria itu sangat ceria bahagia memandang pintu surga. Kembali pria itu berharap sungguh-sungguh agar dirinya di dekatkan Allah menuju pintu surga. Diapun berjanji tidak akan meminta hal lainnya kecuali yang satu ini. 

Dengan Kasih dan SayangNya, Allah mengabulkan permintaan pria itu karena kesungguhan doa dan rasa harapnya kepada pertolongan Allah. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun