Mohon tunggu...
Hendro Santoso
Hendro Santoso Mohon Tunggu... Pensiunan

Kakek yang hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

"Diary" Maret, Pandemi Covid-19, dan Manula

29 Maret 2021   19:01 Diperbarui: 30 Maret 2021   13:19 114 16 7 Mohon Tunggu...
Lihat foto
"Diary" Maret, Pandemi Covid-19, dan Manula
Ilustrasi Foto by Pixabay

Berbisik kepada Diary bahwa Maret adalah bulan yang teramat istimewa bagiku. Alasannya di bulan ini adalah bulan dimana dua orang yang aku sayangi berulang tahun yaitu Istri tercinta dan Cucuku cantik tersayang.  

Enam Puluh Tujuh Tahun sudah usia istriku. Aku dengan terharu membisikkan sesuatu dalam ucapan ulang tahunnya. "Kita sudah hampir menapak kepala Tujuh hanya hitungan dengan jari pada tahun-tahun di depan."  

Istriku hanya tersenyum mengiyakan dan dia pun bersyukur diberikan kesempatan untuk tetap menghirup udara segar hingga usia 67 tahun ini. Sejatinya ulang tahun adalah rasa syukur atas nikmatNya menggunakan usia yang dipersembahkan Tuhan kepada kita. 

Dalam usia manula ini segala puji sangat layak dipanjatkan kepadaNya karena selama ini kesehatan selalu ada dalam jiwa dan raga sebagai anugerah tiada tara dari Sang Maha Pencipta. 

BACA JUGA : Masa Lalu dan Masa Kini

Maret ini juga adalah ulang tahun cucu cantikku yang ke-5. Usia muda yang mulai menapak dari status balitanya. Banyak harapan terhampar luas di depan. Banyak ukiran cita-citanya yang terpahat dalam tekadnya. 

Hanya doa dan doa untuknya selalu terpanjat kepada Allah, semoga perlindunganNya selalu bersama dalam setiap langkah dalam hidupnya.

Maret juga menjadi bulan yang sangat penting untuk diingat. Hampir setahun sudah kita semua bercengkerama dengan Coronavirus, mahluk renik yang sangat berbahaya. Pandemi covid-19 yang sangat memporak-porandakan kehidupan kita. 

Dari situs resmi Covid19.go.id (29/3/21), data terbaru yang terpapar positif covid-19 per 29 Maret tercatat sebesar 1,5 juta orang dan di antara mereka yang sembuh sebesar 1,3 juta orang. Sedangkan yang meninggal dunia sebesar 40.500 orang. 

Angka-angka yang bukan saja menggambarkan keprihatianan paling dalam. Namun juga semakin kita harus meningkatkan kewaspadaan menghadapi pandemi ini. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN