Mohon tunggu...
Heni Pristianingsih
Heni Pristianingsih Mohon Tunggu... Pendidik

Mencari inspirasi hidup melalui kisah dan pengalaman

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas Artikel Utama

Orangtua, Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini

10 Mei 2021   07:50 Diperbarui: 11 Mei 2021   08:55 1058 17 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Orangtua, Ini Cara Mengetahui dan Mengasah Bakat Anak Sejak Dini
Ilustrasi anak belajar (mangpor_2004 via edukasi.kompas.com)

Orangtua semestinya menjadi sosok pertama yang mampu mengenali bakat anak. Hal ini sangatlah wajar mengingat peran orangtua sebagai pembimbing dan pendamping anak mulai dari fase bayi hingga setidaknya menjadi remaja. 

Namun dalam kurun waktu yang sekian lama itu, kadang orangtua masih mengalami kesulitan dalam menentukan bakat dari anak mereka. Sehingga potensi dalam diri anak yang seharusnya dapat dikembangkan sejak kecil baru tumbuh atau terlihat ketika remaja atau bahkan dewasa. 

Lalu bagaimana cara kita mengetahui bakat dan potensi yang ada pada anak agar bisa mengembangkannya? 

Pertama, dengan mengamati perilaku dan kebiasaan anak dalam kesehariannya. Pernahkah Anda melihat si kecil sedang menyanyi di depan cermin menirukan gaya artis idolanya? 

Di saat yang lain, ada juga anak yang sukanya berbicara terus sepanjang waktu. Hingga orangtua merasa kesulitan untuk menjawab semua hal yang ditanyakan. 

Saya pernah mendapat laporan dari teman guru di mana anak sulung saya bersekolah. Menurutnya, anak saya suka membuat kegaduhan di kelas. 

Hingga sekarang pun, anak sulung saya ini juga suka membuat suara di rumah. Setiap hari musik tidak pernah berhenti kalau ada dia. 

Bahkan pada saat belajar menghadapi ujian sekolah, suara musik dari kamarnya masih terdengar hingar-bingar. 

Rupanya dia memang punya hobi mendengarkan musik dan tidak menyukai suasana sepi. Dia juga bisa memainkan beberapa alat musik secara otodidak. 

Kedua, anak kecil itu ibarat sebuah kertas putih yang masih kosong. Ada baiknya jika kita memperkenalkan mereka pada beberapa kegiatan untuk menggali bakatnya. 

Ini pernah saya praktekkan pada anak yang kedua. Waktu TK, dia saya berikan materi mental Aritmatika bersama para siswa les saya yang lain. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x