Mohon tunggu...
Hengki Mau
Hengki Mau Mohon Tunggu... Teknisi - Membaca Manusia Sebagai Kisah

Pemburu Berita, Membaca dan menulis

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Belajarlah dari Orang Lain

21 Februari 2023   13:05 Diperbarui: 21 Februari 2023   13:15 99
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Semua orang yang mendiami planet bumi ini tidak pernah terlepas dari ungkapan kalimat  " Belajar ". Oleh karena roses belajar sudah dimulai sejak seorang anak manusia melepaskan dirinya dari pelukan seorang ibu yang melahirkannya.

Dalam tumbuh kembangnya pada umur satu hingga dua tahun Ia akan mulai mandiri dalam melakukan hal-hal kecil terutama dalam aktivitasnya di dalam rumah bersama orang tua dan saudari-saudaranya, hingga ia dewasa dan berbaur di lingkungan masyarakat, dan proses belajar ini akan terus berlangsung dan berlanjut hingga seseorang itu meninggalkan dunia ini menuju ke keabadian.

Para pembaca yang budiman belajar bukanlah sekadar menulis atau membaca, tetapi juga dapat menghayati dan memaknai atas apa yang kita lihat,rencanakan, dan selanjutnya kita lakukan, dengan begitu kita akan tahu bahwa lewat aktivitas atau peristiwa apapun kita dapat belajar.

Dalam pergaulan kita sehari-hari begitu banyak kejadian dan peristiwa yang kita alami baik yang disadari ataupun tidak. Kejadian dan peritiwa itu kita maknai dan hayati melalui akal pikiran kita dan muncul suatu ide atau gagasan sambil menilai terhadap kejadian dan peristiwa itu, maka disini sudah terjadi proses "belajar" oleh karena imajinasi kita mulai bekerja untuk menganalisa semua kejadian dan peristiwa yang terjadi saat itu.

Para pembaca yang baik dalam realita hidup dan pergaulan kita sehari-hari sering kita jumpai kebanyakan orang dengan karakter dan peribadi yang berbeda-beda, dan dari perbedaan ini kita dapat "belajar" untuk kembali mengenal mereka, mulai dari karakter dan keperibadiannya, pembawaan diri dalam pergaulan, bertutur kata dalam berkomunikasi dan masih banyak lagi yang ada dalam diri sesama kita yang akan menjadi pedoman untuk pengembangan diri kita dalam hidup bermasyarakat terutama dalam hal " Belajar ".

Perlu dapat kita ketahui bersama bahwa aktifitas kita dari bangun pagi hingga kembali bangun pagi dapat kita atur sesuai dengan keinginan kita, namun tanpa kita sadari bahwa selang waktu yang kita tentukan, umpama dari jam 04.30 hingga jam 24.00, terdapat berbagai pengalaman hidup yang kita alami baik dari hal-hal sederhana sampai pada hal-hal yang luar biasa, dari hal-hal yang baik sampai pada hal-hal yang tidak baik, dalam selang waktu ini juga kita dapat menjumpai orang baik, juga ada yang pura-pura baik, bahkan ada juga orang yang sangat tidak baik.


Keunikan dan keragaman yang ada dalam diri setiap kita, adanya perbedaan karakter dan peribadi, menjadi baik, pura-pura baik dan seterusnya merupakan realita dalam perjalanan dan pergaulan hidup kita menjadi salah satu anggota masyarakat yang selalu hidup bersama dalam satu lingkungan.

Namun perlu kita ketahui bahwa baik buruknya seseorang masih ada satu kelebihan yang tersembunyi dalam dirinya yang membuat kita terus belajar untuk mengenali mereka, maka Jangan perna menyesal mengenal orang baik ataupun tidak, karena melalui mereka kita dapat belajar tentang kebaikan dan keburukan, karena orang baik akan memberikan kebahagiaan, orang yang tidak baik akan memberikan pengalaman, orang yang jahat akan memberikan pelajaran, dan orang yang sangat baik akan memberikan kenangan yang indah.

Para pembaca yang budiman ulasan diatas merupakan rambu-rambu bagi kita untuk memahami diri sendiri dan orang lain, apapun yang di bicarakan orang lain tentang kita ataupun orang-orang tertentu, itu adalah suatu proses " Belajar " untuk memahami diri dan orang-orang disekitar kita.

Semoga bermanfaat.

Hengki Mau.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun