Mohon tunggu...
Henggar Budi Prasetyo
Henggar Budi Prasetyo Mohon Tunggu... Administrasi - Travelers

Bandung, Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Kecemasan Tak Selalu Teratasi jika Kita Hanya Sendiri

11 Juli 2021   21:47 Diperbarui: 11 Juli 2021   21:56 51 4 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Kecemasan Tak Selalu Teratasi jika Kita Hanya Sendiri
sumber: pixabay.com/depresion

Rasatidak tenang menjadi pertanda kita sedang dihadapkan kecemasan. Hal tersebut sungguh membuat kita tidak nyaman. Tidak jarang kecemasan juga membuat kita tidak mampu berfikir obyektif disertai dengan timbulnya ketakutan-ketakutan yang seolah-olah tidak ada solusi lagi.

Ketika kecemasan muncul, hal tersebut menandakan bahwa pikiran kita sedang mengalami pelemahan yang diakibatkan suatu keadaan-keadaan yang terjadi ataupun yang dipikirkan akan terjadi. Kecemasan sendiri terletak didalam pikiran kita dalam merospon peristiwa-peristiwa yang terjadi. Berangkat dari kecemasan yang sebenarnya hanya ada dipikiran kita, maka pada dasarnya yang dapat mengendalikan kecemasan adalah diri kita sendiri. Namun, hal tersebut tidak selalu mudah untuk dilaksanakan.

Ketika dilanda kecemasan, diri kita sebenarnya sedang lemah, tidak jarang pikiran kita terisi oleh hal-hal yang negatif. Selain itu, tidak jarang motivasi kitapun menurun sehingga kita cenderung melakukan hal-hal yang tak produktif atau bahkan destruktif seperti mengkonsumsi alkohol ataupun obat-obatan terlarang.

Berbagi cerita dengan orang terdekat baik orang tua ataupun pasangan adalah langkah awal yang dapat ditempuh untuk mengurai kecemasan. Berbagai cerita ini penting karena akan memberikan pengayaan sudut pandang terhadap hal-hal yang menjadi sumber kecemasan. Suatu kecemasan pada pribadi seseorang apabila dilihat dari sudut pandang orang yang lain belum tentu itu membuat cemas. Dan bahkan dengan pemikiran positif karena tidak ada kecemasan, maka sudut pandang yang diberikan bersifat konstruktif yang menumbuhkan keyakinan kita.

Hal yang tak boleh terlewatkan adalah memohon dan berserah kepada sang Pencipta Tuhan Yang Maha Esa. Bagaimanapun sebagala yang didunia adalah ciptaan Tuhan tentu sudah seharusnya segala sesuatu dikembalikan kepada -Nya. Dan kita sebagai hamba Tuhan memiliki tugas melaksanakan perintah dan menjauhi larangannya serta berserah diri kepada - Nya.

Jadi disini, saya ringkas hal yang saya utarakan bahwa ketika dihadapkan kecemasan, kita sebagai pribadi sedang mengalami pelemahan pikiran sehingga kita memerlukan dukungan dari orang terdekat kita untuk memberikan pandangan tentang kecemasan yang kita hadapi. Selain itu, berserah diri kepada sang pencipta adalah landasan berpijak yang harus dipegang setiap dari kita.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x