Mohon tunggu...
Hendi Setiawan
Hendi Setiawan Mohon Tunggu... Penulis - Kompasianer

Senior citizen. Pengalaman kerja di bidang transmigrasi, HPH, modal ventura, logistik, sistem manajemen kualitas, TQC, AMS, sistem manajemen lingkungan dan K3, general affair, procurement, security. Beruntung pernah mengunjungi sebagian besar provinsi di Indonesia dan beberapa negara asing. Gemar membaca dan menulis. Menyukai sepakbola dan bulutangkis. Masih menjalin silaturahmi dengan teman2 sekolah masa SD sampai Perguruan Tinggi.

Selanjutnya

Tutup

Olahraga

Mengapa Australia Ikut AFC, Israel dan Turki Gabung UEFA?

11 Juli 2012   01:43 Diperbarui: 25 Juni 2015   03:05 43593 7 15 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mengapa Australia Ikut AFC, Israel dan Turki Gabung UEFA?
Olahraga. Sumber ilustrasi: FREEPIK

Bila kita buka peta Asia, maka akan kita lihat bahwa Australia yang berada di sebelah selatan Indonesia, secara geografis sebenarnya bukan termasuk benua Asia.  Di bagian barat Asia kita lihat ada negara Israel dan Turki, secara geografis Israel 100% bagian dari Asia, sedangkan Turki sebagian besar di Asia dan sebagian kecil termasuk Eropa.

Dalam dunia sepakbola ketiga negara tersebut secara kualitas relatif bagus dibanding negara-negara Asia lainnya. Di konfederasi regional mana ketiga negara tersebut sekarang bergabung ?   Jika melihat hanya dari sisi geografi, maka Israel dan Turki seharusnya termasuk anggota AFC (Asian Football Confederation), demikian pula Australia seharusnya ikut Konfederasi Sepakbola Oceania bersama Selandia Baru, Papua  Nugini, Fiji dan negara-negara Lautan Teduh lainnya, kecuali Hawaii yang secara politik merupakan negara bagian Amerika Serikat.

Mengapa ketiga negara tersebut sekarang bergabung dengan konfederasi sepakbola di luar benuanya yang asli ?  Pertama kita cermati Israel. Ternyata negara ini pernah bergabung dengan AFC sampai tahun 1970, sebelum pindah ke Federasi Sepakbola Eropa (UEFA).  Israel cukup berprestasi di Asia, Juara Yunior Asia 1967 dan Juara Piala Asia 1970 adalah pencapaian cemerlang Israel selama bergabung di AFC.  Israel terpaksa keluar dari AFC dan pindah ke UEFA karena masalah politik, negara ini 'dimusuhi' sebagian besar negara-negara Asia, misalnya dalam suatu kejuaraan seringkali sebuah negara mengalah WO kepada Israel daripada bertanding, sebagai bentuk boikot atas Israel dan solidaritas atas perjuangan bangsa Palestina.  Indonesia saat menjadi tuan rumah Asian Games IV 1962 juga tidak mengundang Israel, sehingga Indonesia mendapat sanksi dari Komite Olimpiade Internasional (IOC), tidak boleh mengikuti Olimpiade Tokyo 1964.

Turki kenapa ikut UEFA, bukankah Ankara ibukota Turki terletak di benua Asia?  Turki sejak zaman Mustafa Kemal Attaturk memang berusaha mengidentifikasi diri sebagai bangsa Eropa. Kebetulan di seberang selat Bosporus terletak sebagian kecil wilayah Turki dengan kota Istanbul sebagai kota terbesar di Turki, disamping itu Turki memang lama menguasai wilayah Eropa di  Balkan, salah satu sisa pengaruhnya adalah sebagian rakyat di bekas negara Yugoslavia menganut agama Islam seperti kita lihat di Bosnia sekarang.  Sejak semula Turki memang tak pernah bergabung dengan AFC, mereka memilih UEFA, Turki juga tak pernah mengikuti Asian Games.  Apa boleh buat orientasi ekonomi politik dan identifikasi bangsa rupanya Turki memilih menjadi orang Eropa daripada Asia.  Sebagai orang Eropa prestasi sepakbola Turki tak buruk juga, Turki meraih peringkat tiga Piala Dunia FIFA tahun 2002 di Jepang-Korea Selatan. Dalam sepakbola Turki sudah diterima sebagai bangsa Eropa, tetapi dalam bidang ekonomi politik sampai sekarang Turki belum berhasil menjadi anggota masyarakat negara Eropa, alasan penolakan mungkin karena mayoritas penduduknya beragama Islam atau bagian Eropa negara ini dianggap terlalu kecil dibanding mayoritas wilayahnya yang terletak di Asia.

Australia mengapa pindah benua?  Walaupun secara geografis Australia tak termasuk benua Asia, dalam sepakbola mungkin negara ini merasa sulit berkembang bila terus bergabung dengan Oceania. Pada setiap babak penyisihan kejuaraan dunia sepakbola Oceania tak pernah mendapat jatah utuh, mereka hanya punya jatah "setengah", artinya bila Australia yang juara Oceania sepanjang masa ingin lolos ke piala dunia FIFA, maka Australia harus melakukan play off dengan salah satu negara Amerika Selatan, Amerika Utara atau Asia.  Hasilnya Australia hanya dua kali  tampil di Piala Dunia 1974 di Jerman Barat dan di Piala Dunia 2006 di Jerman yang telah bersatu kembali.  Negara ini lebih sering kalah play off melawan negara-negara dari benua lain, misalnya dikalahkan Argentina (1994), Iran (1998), Uruguay (2002).  Demi mempermudah lolos ke Piala Dunia akhirnya Australia hijrah ke AFC yang mendapat jatah ikut piala dunia lebih banyak dan relatif lebih mudah dibanding play-off melawan negara-negara Amerika Selatan.   Tahun 2010 Australia untuk pertama kali lolos ke Piala Dunia sebagai salah satu peserta dari benua Asia.

Beruntung Israel, Turki dan Australia berada di pinggiran Asia, sehingga bergabungnya ketiga negara tersebut dengan konfederasi sepakbola benua tetangga tak terlalu menyolok.  Akan sangat aneh bukan bila Jepang atau Korea Selatan bergabung dengan UEFA dengan alasan ingin memperbaiki mutu sepak bola mereka.

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x