Mohon tunggu...
Harry Darmawan Hamdie
Harry Darmawan Hamdie Mohon Tunggu... Relawan - Pekerja Sosial, Pol PP dan Seorang Ayah

Belajar, Bermain, Bekerja, Beribadah, Berbahagia, Bermanfaat untuk sesama. Inisiator Komunitas Beras Berkah di Muara Teweh Kalteng dan Ketua Yayasan Beras Berkah Muara Teweh. PNS di Kab. Barito Utara dari tahun 2005. Sejak 2021 ditempatkan di Sat.Pol PP dan Damkar sebagai Kabid Penegakan Perda. Ayah dari 3 orang anak.

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

9 Tips Menjadi Bawahan yang Sukses

23 November 2022   05:00 Diperbarui: 23 November 2022   17:52 100
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Worklife. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

20 tahun lebih bekerja sebagai karyawan/pegawai dengan prestasi tidak pernah diberhentikan (selalu mengundurkan diri) tentu ada banyak pengalaman yang mungkin bisa dibagi sebagai pelajaran, atau diambil hikmahnya.

Tidak semua orang ditakdirkan menjadi pemimpin. Tapi sukses tidak hanya monopoli pemimpin. Semua orang bisa sukses dan bahagia dengan perannya sendiri sendiri.

1. Jujur, sungguh aneh bin nyata bila ada bos/pemimpin kita yang tidak suka dengan bawahan yang jujur. Bila ada bos yang menyuruh kita berbohong tolak aja (dengan halus), paling paling dia marah karena niat jahatnya tidak terkabulkan. Apapun konsekwensinya kepada kita, kita tidak akan pernah menyesali kejujuran kita bahkan sampai dunia kiamat.

2. Selalu belajar, selalu berusaha menjadi ahlinya ahli intinya inti dari pekerjaan yang diberikan kepada kita. Jangan malas berlatih, ikut diklat, bertanya atau membaca. Dengan belajar kemampuan kita meningkat tentu bos akan senang, siapa yang suka anak buah bolot kecuali grup lawak, bolot dkk.

3. Jangan suka menghindari pekerjaan yang diberikan. Alasan bukan Job Desk lah atau tidak ada uangnya, alasan klasik dari kemalasan atau ketidakmampuan. Dengan melaksanakan perintah bos atas pekerjaan baru kita mendapat nilai di mata bos dan kita mendapat pengalaman. Bos mana yang tidak suka pegawai yang ringan tangan.

4. Jangan merasa penting dengan kemampuan kita. Jangankan bawahan atasan bos aja dengan mudah dicari penggantinya. Tingkatkan terus kemampuan kita tanpa embel embel merasa penting yang ga penting.

5. Jangan Sombong jadi atasan apalagi bawahan, di pasar tanah abang 100ribu bisa dapat tiga, sama dengan bawahan, kira kira segitu juga. So jangan sombong dimanapun kita berada. Siapapun tidak menyukai orang sombong apalagi kita yang sedang merangkak di bawah.

6. Disiplin, untuk jadi bawahan sukses harus disiplin. Tidak ada pemimpin yang tidak suka anak buahnya disiplin. Apalagi kalo bos sudah mewanti wanti untuk disiplin, berarti penting bagi tercapainya tujuan organisasi. Kalo kita masih dibayar karena keberadaan kita sebagai bawahan, disiplinlah. Disiplin adalah hal mudah kalo sudah menjadi kebiasaan.

7. Jangan jadi penjilat. Menyenangkan semua orang dengan kalimat yang baik atau memuji itu dianjurkan. Mengatakan sesuatu yang tidak sesuai kenyataan itu menjilat, lebih baik diam atau menyampaikan saran perbaikan.

8. Tunjukan integritas. Bos tidak akan memberikan kita pekerjaan yang kotor bila tahu kita berhati bersih. Hampir di semua pekerjaan selalu ada sisi kelabu yang harus dilakukan, biar yang lain aja yang melakukannya.

9. Selalu bersyukur dan berbahagia. Bila kita sudah tidak mampu mensyukuri pekerjaan kita sebagai bawahan, mengeluhkan gaji yang kecil, pekerjaan yang berat, atau alasan lain yang membuat kita tidak bahagia, mungkin itu saat yang tepat untuk mengundurkan diri. Simple.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun