Mohon tunggu...
Surya Handika Rakhmat
Surya Handika Rakhmat Mohon Tunggu... Konsultan - Social Media Analyst

Kini hobi berlari, berupaya mengejar 10K di bawah 1 jam.

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Pilihan

Review Pemakaian Viar Star NX, Irit tapi Banyak PR

14 September 2022   11:41 Diperbarui: 14 September 2022   11:57 320 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Viar Star NX 100. Dokpri

Zaman sekarang, produsen mana yang membuat motor karburator? Mungkin hanya bisa dihitung jari saja. Salah satunya ya Viar dengan Star NX 100. Motor bebek dengan mesin 100 cc ini, mengingatkan kita kepada teknologi zaman dulu yang simpel. Namun, biar masih karburator, bodi yang membalutnya sudah terbilang modern.

Pertama bahas dari keunggulannya, yaitu lampu utama yang sudah mengusung AHO (automatic headlamp on). Jadi gak perlu khawatir kena tilang hanya karena lupa menyalakan lampu di siang hari. 

Tapi, bukan hanya itu. Pada versi 2020 yang diulas ini, lampu depannya sudah pakai LED. Berbeda dengan versi sebelumnya yang masih bohlam. Tentu sudah makin terang saat di malam hari. Hanya saja, lampu sein dan lampu rem belakang masih bohlam.

Lanjut, keunggulan kedua sudah tersedia soket power outlet di seberang kiri kunci kontak. Akan tetapi, dijual terpisah untuk mendapatkannya. Lumayan sih untuk ojol, yang memang jadi target pasarnya, di kala darurat tidak membawa power bank. Selain itu, disediakan pula dek untuk meletakkan hp di bagian bawah dasbor. Mirip matik, tapi ini di tengah.

Bagian bagasi utama, di bawah jok, meski kecil seperti rata-rata motor bebek di era 2000an tapi disediakan bagasi tambahan di kanan dan kiri bagian depan. Cukup sih untuk lap mikro fiber, hp di bawah 6,5 inci atau benda kecil lainnya.

Keunggulan lainnya ada pada konsumsi bbm yang cukup irit. Pada penggunaan harian di perkotaan bisa mendapat 50-53 km/liter dan penggunaan jarak jauh, misal Jakarta-Bandung via Jonggol, pernah menyentuh 59 km/liter loh. Hasil ini tentu sudah cukup mumpuni mengingat masih menggunakan karburator. Tapi, jangan berharap besar pada performa tentu saja. Sejauh ini, top speed yang pernah dicapai tidak pernah lebih dari 100 kpj. 

Satu kekurangannya ialah tangki bbm hanya 3,7 liter. Meski irit, tetap saja mesti sering ke SPBU karena kecilnya tangki motor ini.

Kalau kekurangannya sih di getaran mesin yang cukup bikin kesemutan jika perjalanan jauh. Getaran terasa di footstep, jok motor dan sedikit terasa di setang. Untuk mengakalinya, dalam perjalanan jauh itu mesti memakai sepatu yang cukup tebal bagian bawahnya dan tentu sarung tangan. Selain itu, batang rem kakinya cukup rendah. Sehingga sering mentok jika bertemu dengan polisi tidur yang tinggi.

Lanjut, untuk pemilihan gear bawaan ini juga sepertinya perlu resep yang berbeda. Mengingat ini motor santai yang pastinya perlu tenaga akselerasi dibanding top speed bukan? Pada pengujian di Puncak, Bogor, gear bawaan dengan setup 14-36T cukup kewalahan saat berboncengan. Begitu pun di daerah Leuwi Hejo yang banyak tanjakan curamnya. Namun, saat diganti dengan gear bawaan Supra X 15-40T hasilnya cukup memuaskan dan mampu menanjak dengan santai.

Masalah lainnya yaitu tombol pengaturan lampu dan starter yang ringkih. Sehingga perlu penyetelan. Untungnya tidak sampai diganti sih. Lalu, pada pemakaian di enam bulan kunci kontaknya sudah slek. Sehingga diganti menggunakan kunci kontak merk sebelah, Honda Revo lama. Karena untuk spare part orinya mesti inden yang cukup lama.

Satu lagi, masalah sokbreker yang cukup keras jika hanya sendiri ini cukup bikin punggung sakit terutama dalam perjalanan jauh yang melewati medan tidak mulus. Tetapi, jika dipakai berboncengan sudah cukup empuk.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Otomotif Selengkapnya
Lihat Otomotif Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan