Mohon tunggu...
Hafilah Ghaisani
Hafilah Ghaisani Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi

Anak yang katanya pemalu tapi engga malu - maluin

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Momen Hari Lebaran Temu Kangen Keluarga di Tengah Pandemi Covid-19

1 Agustus 2022   16:59 Diperbarui: 1 Agustus 2022   17:08 78 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Diary. Sumber ilustrasi: PEXELS/Markus Winkler

Setelah umat muslim menjalankan puasa satu bulan penuh, tiba hari kemenangan yaitu Hari Raya Idul Fitri hari dimana umat muslim  menyambut dengan perasaan campur aduk, sebagian umat muslim menyambut dengan sedih karena bulan Ramadhan sudah pergi, sebagian umat muslim menyambut dengan bahagia karena menyambut hari kemenangan setelah berpuasa setelah satu bulan penuh.  

Hari Raya Idul Fitri sesungguhnya adalah momen dimana umat muslim meraih kemenangan batin setelah melakukan ibadah selama bulan Ramadhan. Kemenangan ini tentu memberikan tempat di hati sebagai wujud kembali ke nuansa fitri.

Selain itu dalam tradisi Islam, silaturahmi lebaran merupakan hal yang utama. Dimana pada momentum ini akan ada pemaknaan mengenai saling memaafkan serta saling terbukanya hati dan pikiran atas khilaf dengan orang lain.Yang artinya, masing-masing individu diharapkan dapat memberikan maaf seluas-luasnya kepada seluruh keluarga, saudara, teman - teman dan semua orang yang pernah berinteraksi satu sama lain. 

Kementerian Agama (Kemenag)  menggelar sidang isbat pada Minggu, 1 Mei 2022 di Auditorium HM Rasjidi Kementerian Agama.  Kemenag juga menyebutkan jika hilal lebaran 2022 terlihat pada 1 Mei 2022. Dengan demikian, Hari Raya Idul Fitri 2022 kemungkinan jatuh di hari yang sama dengan keputusan yang telah ditetapkan Muhammadiyah, yaitu pada 2 Mei 2022. 

Penyambutan Hari Raya Idul Fitri tahun ini berbeda dengan dua tahun sebelumnya, tetap di tengah pandemi covid 19 akan tetapi sudah mulai ada perubahan menuju normal seperti penyambutan sebelum adanya pandemi covid 19, lebaran tahun ini sudah boleh mudik yang dua tahun sebelum ini belum diperbolehkan oleh pemerintah, kini sudah boleh dilakukan.

Dan sudah boleh bertamu untuk silaturahmi secara langsung atau tatap muka akan tetapi masih ada batasan karena masih ditengah pandemi. Terlepas dari pandemi covid 19 momen yang sangat ditunggu oleh seluruh umat muslim di momen lebaran yakni temu kangen dengan keluarga besar yang sudah lama tidak bertemu karena terhalang oleh jarak pandemi covid 19, kini sudah dapat terwujud untuk bertemu langsung. 

Momen maaf - maaf an dengan orang yang lebih tua di keluarga seperti nenek atau orang tua adalah momen mengharukan sekaligus melegakan. 

Ketupat menjadi hidangan istimewa yang melekat dengan Hari Raya Idul Fitri khususnya di Indonesia. Ketika  ber silaturhami kerumah saudara atau keluarga besar sudah pastinya di sediakan ketupat, 

dengan adanya hidangan ketupat beserta sayur nya dan juga dengan tambahan lauk pauknya seperti, opor ayam, semur daging, telor balado, semur tahu dan lain sebagainya menambah suasana lebaran menjadi lebih sangat indah berkumpul bersama - sama dengan keluarga besar tentunya.

Setelah solat ied dan maaf - maaf an langsung menyantap ketupat bersama - sama diruang makan penuh dengan canda tawa, membagi cerita cerita yang sudah pasti akan membuat suasana ramai dan nyaman, menceritakan kegiatan masing - masing selama tidak berjumpa selama pandemi covid 19.

Dan momen yang paling ditunggu oleh anak - anak ketika suasana lebaran yaitu pembagian THR, setelah makan sudah pasti berkumpul bersama - sama diruang keluarga dan berbaris ketika THR akan dibagikan oleh om atau tante, momen ini lah yang membuat suasana lebaran menjadi lebih di kangenin ketika dua tahun lalu terhalang pandemi covid 19.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan