Mohon tunggu...
Michaerden
Michaerden Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Football and Others

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Operasi "Back-to-Back" Treble Manchester City Menemukan Titik Terang!

10 Februari 2024   04:51 Diperbarui: 11 Februari 2024   10:02 166
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi: Gelandang Man City, Kevin de Bruyne, mendapatkan selamat seusai memberikan assist di menit akhir laga. (OLI SCARFF/AFP via kompas.com)

Lebih dari setengah musim Manchester City kehilangan Ilkay Gundogan, kapten utama sekaligus salah satu pemain terbaik dalam setiap laga besar mereka. 

Tentu, pemain satu ini sangat mempengaruhi dinamika dalam tim, membuat Guardiola harus kembali merotasi tim untuk mendapatkan komposisi terbaik di lapangan.

Di samping itu, kita semua sudah melihat sendiri bagaimana Manchester Biru mengalami kesulitan di mana Haaland dan Kevin de Bruyne cedera kemarin, bagaimana tim ini kehilangan poin dalam pertandingan yang seharusnya bisa dimenangkan.

 Mudahnya, tim ini sudah tak lagi sama dengan tim yang memenangkan treble musim lalu.

Meskipun demikian, tim ini masih berada di jalur yang benar, kemungkinan untuk mengulang kesuksesan musim lalu masih ada. Terlebih, tim ini masih difavoritkan dalam setiap kompetisi. Masalahnya, dengan skuad sekarang apakah cukup untuk memenangkan semuanya. 

Perbaikan lini pertahanan

Kita semua tahu bagaimana Guardiola bisa sukses merevolusi permainan dengan tiga bek musim kemarin, lalu mengubah dengan empat bek di awal musim hingga sekarang. 

Mencoba membuat setiap lini lebih jelas dengan formasi barunya, semua ini sebenarnya sama dengan Guardiola sebelum menemukan taktik tiga bek.

Tentu, ini sempat menimbulkan pertanyaan publik, mengapa Guardiola mengganti sistem yang sebenarnya masih luar biasa bekerja. Namun, manajer satu ini bisa dibilang salah satu terbaik dalam sejarah, semua pertanyaan itu bisa dijawab dengan luar biasa baik olehnya.

Meski demikian, semuanya tidak berjalan serba instan, di awal musim tim ini sempat tersiksa juga harus beradaptasi dengan sistem baru. 

Mereka tersiksa dengan transisi yang lebih banyak, dikarenakan kurangnya pemain di lini tengah, terutama dalam menghadapi serangan balik cepat. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun