Mohon tunggu...
Hadi Santoso
Hadi Santoso Mohon Tunggu... Tukang Nulis

Pemungut kisah dari lapangan. Pencerita. Pewawancara. Pernah sewindu bekerja di "pabrik koran". The Headliners Kompasianival 2019. Nominee 'Best in Specific Interest' Kompasianival 2018. Saya bisa dihubungi di email : omahdarjo@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Bola Artikel Utama

Sejarah Hari Ini, Kita dan Pelajaran dari Pensiunnya David Beckham

19 Mei 2020   09:59 Diperbarui: 19 Mei 2020   17:41 703 17 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sejarah Hari Ini, Kita dan Pelajaran dari Pensiunnya David Beckham
David Beckham, tujuh tahun setelah pensiun, tetap kaya raya. Bahkan, kini dia membangun klub d Miami, Amerika Serikat. Beckham bisa menjadi contoh bagi pesepak bola menghadapi masa pensiun/Foto: en.as.com

Tidak banyak mantan pesepakbola yang ketika sudah pensiun beberapa tahun, tapi namanya masih eksis. Kalaupun ada, itu karena mereka beralih profesi menjadi pelatih.

Malah, yang banyak terjadi, ada mantan pemain yang di masa jayanya terkenal dan mendapat gaji besar, lantas jatuh miskin. Nasib mereka secara dramatis berada di titik terendah setelah mencapai puncak.

Sampean (Anda) mungkin pernah mendengar nama Lee Andrew Hendrie. Pada 2011 lalu, pesepak bola Inggris ini sempat bikin heboh kala bermain di klub Indonesia.

Pada Januari 2012, Hendrie ditetapkan Pengadilan Tinggi London berstatus pailit dan bangkrut dengan nilai utang 200.000 pounds (setara Rp 2,8 miliar kala itu). Kebangkrutan Hendrie konon dipicu kesalahan mengatur keuangan. Pernikahan yang gagal juga jadi penyebab hidupnya berantakan.

Padahal, di pertengahan 90-an, dia dianggap pemain tengah masa depan di Inggris. Dia seangkatan Frank Lampard. Di musim 1997/98, Hendrie bahkan terpilih jadi pemain muda terbaik di klubnya, Aston Villa.

Di usia 21 tahun hingga 30 tahun, Hendrie bisa memperoleh gaji 30 ribu pounds (setara Rp 420 juta) per minggu. Mobil, rumah, dan liburan mewah, semuanya mudah dilakukan dengan gaji sebesar itu. Tapi, sejak 2007, Hendrie 'tidak laku'. Dia hanya main di 'klub kecil' dengan gaji kecil.

Awal 2011, Hendrie gabung dengan Bandung FC di Liga Primer Indonesia dengan bayaran US$550.000 atau sekitar Rp 4,95 miliar sekaligus jadi eks pemain Premier League pertama yang main di Indonesia.

Terkait masalah Lee Hendrie itu, konsultan keuangan asal London, Peter Kelsey mengatakan, permasalahan yang jamak dialami pesepak bola top adalah kekagetan menjadi orang kaya baru. Mereka mendapatkan jumlah gaji teramat besar sementara mereka tak punya wawasan mengelola duit. 

Selain Hendrie, pesepak bola Liga Inggris yang juga bangkrut ada Keith Gillespie dan Eric Djemba-Djemba. Tapi, yang paling terkenal adalah George Best, pemain legendaris yang membawa United juara Piala Champions pertama pada 1968.

Best bermain sepak bola lebih dari 21 tahun. Namun, pendapatan selama kariernya, habis karena hobinya sebagai alkoholik, pengoleksi mobil mewah dan wanita. Imbasnya, dia bangkrut dan pailit.

Mengenang 7 tahun Beckham pensiun

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN