Hadi Santoso
Hadi Santoso menulis dan mengakrabi sepak bola

Menulis untuk berbagi kabar baik. Saya bisa dihubungi di email : omahdarjo@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Musik Pilihan

Synchronize Fest 2018 dan "Kebaikan" Musik untuk Kita

8 Oktober 2018   11:58 Diperbarui: 9 Oktober 2018   07:49 568 4 1
Synchronize Fest 2018 dan "Kebaikan" Musik untuk Kita
Mendengarkan musik memiliki banyak kebaikan bagi kita/Foto: IndiaTimes.com

Mengikuti gebyar konser musik "Synchronize Fest 2018" yang digelar mulai 5 Oktober 2018 lalu di Gambir Expo Kemayoran Jakarta dengan menampilkan musisi-musisi tenar Indonesia, saya seperti mengalami cinta lama bersemi kembali.

Kembali ke masa ketika musik menjadi salah satu 'cinta' paling istimewa. Apapun seperti rela dilakukan demi kecintaan pada musik. Demi bisa mendengarkan alunan lagu-lagu favorit.

Dari mulai menyisikan uang saku kuliah yang tidak seberapa demi bisa membeli kaset (pita) baru/bekas yang lantas menjadi ratusan koleksi, bangun tidur dan berangkat tidur ditemani lagu-lagu yang terus mengalun meski pendengarnya sudah tertidur, betah nongkrong di kampus ketika ada acara nge-band, hingga pernah bolos kuliah demi ikut hadir di konser musik.

Hingga kini pun, musik masih menjadi kawan utama dalam beraktivitas. Bekerja menulis rasanya kurang semangat tanpa mendengarkan musik. Yang berbeda mungkin hanya medianya. Bila dulu pakai tape recorder ataupun radio batere manual, sekarang tinggal masuk ke Youtube ataupun Spotify.

Satu hal yang kini sudah sangat jarang dilakukan (karena berbagai alasan) adalah menonton langsung konser musik. Karenanya, begitu tahu ada Synchronize Fest 2018, kerinduan itu kembali muncul. Rindu menyaksikan para 'jagoan musik' Indonesia tampil langsung.

Ah, siapa yang tidak kangen dengan aksi 'jagoan-jagoan tua' macam God Bless yang live performance-nya selalu memukau, siapa yang tidak mupeng dengan penampilan Sheila On7 yang semakin tua aksi live-nya malah semakin matang. Atau Naif yang aksi live-nya tidak pernah membosankan.

Belum lagi Padi yang kini ada embel-embel nama Reborn. Juga salah satu pencipta lagu-lagu dan musik paling indah yang live nya bikin betah, Mocca.

Semuanya bikin rindu. Semuanya bikin cinta lama bersemi kembali. Dan mereka semuanya ada di Synchronize Fest 2018. Plus, masih banyak lagi penyanyi dan juga band-band ternama di Indonesia yang tampil di acara heboh ini.

Ah ya, bicara tentang musik, berbahagialah sampean yang suka mendengarkan musik. Tidak hanya karena menikmati musik jauh lebih baik daripada melihat sinetron yang kini judulnya saja semakin membuat bingung (apalagi jalan ceritanya). Satu dari sekian alasan bagus, musik itu memiliki kekuatan untuk meningkatkan mood kita.

Perihal pengaruh musik ini, konon Charles Darwin pernah menyatakan dalam salah satu suratnya, bahwa "jika saya harus menjalani hidup saya lagi, saya akan membuat peraturan untuk membaca beberapa puisi dan mendengarkan musik setidaknya setiap minggu sekali."

Pun, merujuk pada beberapa referensi yang saya baca, salah satunya di India Times, menyatakan bahwa penelitian di masa lalu telah menunjukkan bagaimana musik tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental, tetapi juga bisa membantu kita mengatasi rasa sakit.

India Times menyebut, berdasarkan penelitian, ada sembilan keuntungan mendengarkan musik. Beberapa dampak positif musik pada kehidupan kita itu saya coba rangkum di bawah ini.

Mendengarkan musik keras bisa membuat kita lebih tenang

Ada banyak orang yang beranggapan bahwa bila ingin tenang, dengarlah musik yang lembut. Musik-musik klasik, permainan saxophone, piano ataupun gitar akustik, diyakini bisa menenangkan indera kita.

Namun, musik lembut bukanlah satu-satunya jenis yang bisa menenangkan. Sebuah studi malah mengungkapkan sebaliknya. Bahwa mendengarkan musik ekstrem seperti heavy metal, punk rock dan genre hardcore lainnya, dikatakan memiliki efek menenangkan pada orang yang mengalami kemarahan.

Kalau kata istri saya yang suka mendengarkan musik keras meski juga hafal lagu-lagunya Mariah Carey, Kahitna dan Sheila On7, mendengarkan Metallica dan Dream Theatre itu seperti mood booster yang bisa menaikkan mood ke level yang lebih bagus.

Menjaga otak sehat seiring bertambahnya usia

Ternyata, mendengarkan musik mampu membantu untuk menjaga kesehatan otak seiring bertambahnya usia. Pasalnya, alunan musik bisa memberi latihan yang dibutuhkan oleh otak.

Studi telah membuktikan bahwa mendengarkan musik secara konsisten dapat meningkatkan daya ingat dan membuat pikiran tetap tajam. Musik juga membantu orang yang menderita kehilangan memori untuk mendapatkan kembali kenangan lama dan pola neurologisnya.

Tentang hal ini, saya jadi teringat cerita seorang kawan yang ayah mertuanya menderita kehilangan ingatan. Sang ayah mertua tersebut tidak merespons apapun ketika diajak bicara oleh kerabat dan anggota keluarganya. Namun, ketika kawan saya itu memetik gitar dan menyanyikan lagu yang dulu sering dia nyanyikan ketika masih "pedekate" ke mertua, mendadak mertuanya itu bisa merespons dan bahkan ikut bernyanyi, meski dengan suara pelan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2