Mohon tunggu...
Reba GT
Reba GT Mohon Tunggu... PEKEBUN

Peminat Pertanian | Menyukai Sen¡ dan Filsafat

Selanjutnya

Tutup

Filsafat Artikel Utama

Menerka Keberadaan Tuhan Atas Air

22 Maret 2020   06:06 Diperbarui: 22 Maret 2020   15:54 380 34 11 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menerka Keberadaan Tuhan Atas Air
Ilustrasi KOMPAS

"Air adalah pusaka publik yang harus dijaga oleh semua orang"

Kita semua tentunya memiliki kesamaan pandangan bahwa air adalah sumber kehidupan bagi seluruh ekosistem yang ada dipermukaan bumi. Air menjadi pemuas dahaga dikala kita haus dan menyegarkan dikala gerah.

Sekiranya air dapat menunjang kebutuhan hidup semua mahluk dialam ini. kosekuensi logisnya  bahwa, tanpa air mahluk hidup tentu pasti lenyap dan binasa. Maka dari itu air sangat menentukan keberadaan dan peradaban kita.

Bila menghela narasi tentang air, dengan sendirinya kita teringat akan Mori Jari Dedek (Tuhan sang pencipta). Hal ini berkesadaran wangsa air bukanlah fenomena yang ada begitu saja. Melainkan buah karya agung Tuhan.

Bila berbicara tentang air, saya ingin membedahnya menggunakan pisau filsafat Gotfried Leibniz. Dimana dalam terminologi dan kajian-kajian filsafatnya, air diejawantahkan sebagai salah satu dari sekian monade yang tercipta oleh-Nya.

Dengan kata lain, secara metafisis Tuhan merupakan substansi dasar dan telah menunjukan eksistensiNya didalam monad (air) itu sendiri. Dalam hal ini saya pikir air mempunyai kedudukan yang sama dengan ciptaan-ciptaan lainnya dimuka bumi ini.

Maka dari itu sudah selayak dan sepantasnya kita sebagai sesama ciptaan harus saling menjaga dan memelihara. Jadi, bagaimana cara kita menjaga dan mengelola air itu?

Ihwal menggunakan 'terminologi air' ala Leibniz diatas, berarti kita manusia harus menempatkan air secara ekuilibirium (setara, sejajar). Suatu sisi kita bisa memanfaatkan air sebagai medium dan atau sarana yang bisa menghantarkan kita sampai kepada sang Pencipta.

Bila kita menyibak lebih jauh lagi, melalui air kita dapat memuji sang Pencipta. Penghargaan kita terhadap air juga merupakan wujud penghargaan kita terhadap sang Khalik dan orang lain.

Dan bukan hanya air saya pikir, pohon, hutan hewan dan lain sebagainya perlu untuk kita saling menjaga dan melestarikan. Kurang lebih saya sudah menyiratkan pesan serupa lewat tulisan-tulisan saya sebelumnya disini.

Air dan Kita

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x