Mohon tunggu...
Grand SharonResidence
Grand SharonResidence Mohon Tunggu... Tentang Kami
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Dengan total luas area 43 hektar, Grand Sharon Residence memiliki berbagai tipe rumah yang sesuai dengan kebutuhan keluarga Anda. Dilengkapi dengan sarana ibadah, kolam renang, ruko, dan berbagai fasilitas premium lainnya, Grand Sharon Residence memberikan kenyaman bagi semua penghuni.

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup

Membangun Hunian Ramah Lingkungan

7 September 2019   11:27 Diperbarui: 7 September 2019   11:28 0 0 0 Mohon Tunggu...

Memiliki hunian yang indah dan ramah lingkungan adalah impian semua orang. Tak heran jika rumah dengan konsep bangunan ramah lingkungan saat ini semakin digemari. 

Bukan hanya sekedar menyediakan ruang terbuka hijau di luar atau di dalam hunian, konsep ini juga tersusun atas bahan bangunan yang mendukung prinsip go green. Salah satu ciri utamanya adalam energy-efficient, dengan sebisa mungkin memanfaatkan sumber daya alam untuk memaksimalkan fungsi hunian tersebut.

Lantas, apa saja faktor dan elemen yang harus diperhatikan sebelum mulai membangun hunian yang ramah lingkungan? Ini dia beberapa hal yang harus Anda ketahui:

1. Maksimalkan Cahaya dan Udara Alami
Pengurangan pemakaian lampu untuk hunian ramah lingkungan merupakan langkah hemat energi. Namun, untuk memaksimalkan konsep ramah lingkungan, tentu Anda harus beralih ke pencahayaan alami. Buatlah skylight di langit-langit dan penggunaan jalusi untuk jendela. Cahaya yang mudah masuk ke dalam rumah akan mengurangi pemakaian listrik untuk lampu pada pagi, siang dan sore hari.

Jika Anda khawatir rancangan desain seperti ini akan membuat hunian panas. Tenang saja, karena fungsi dari jalusi salah satunya adalah membantu meredam udara panas yang masuk ke dalam ruangan, sehingga ruang di dalam akan terasa sejuk.


2. Pilih Material Bangunan dari Alam
Ciri-ciri hunian ramah lingkungan adalah material yang tidak beracun atau tidak memiliki zat berbahaya dan dapat terurai secara alami. Selain batu bata dan kayu yang selama ini selalu dipakai untuk sebuah hunian, material alam lain yang bisa Anda gunakan untuk mendukung konsep hunian ramah lingkungan salah satunya adalah bambu.

Material satu ini bisa Anda gunakan untuk dinding, pagar, atau talang air. Selain bambu, Anda juga bisa menggunakan material batu kerikil pada lantai carport yang juga berfungsi untuk meredam getaran mobil dan juga menyerap air hujan. Untuk mengakali bagian genteng, saat ini sudah ada tipe genteng dengan campuran dari pasir, semen, dan ijuk.


3. Area Hijau di Rumah
Banyak orang mengatakan tidak semua orang beruntung punya lahan ekstra dalam hunian. Namun, keterbatasan lahan bukanlah halangan Anda untuk menerapkan area hijau. Salah satu solusi untuk membuat area hijau, Anda bisa mencoba dengan menanam tanaman herbal di pot kecil atau mason jar. Selain membuat cantik, tentu Anda bisa memanfaatkannya untuk keperluan sehari-hari. Jika bingung, Anda bisa menempatkan pot atau mason jar tersebut di area sudut meja, dinding, atau dapur. Menarik bukan?


4. Manfaatkan Alam sebagai Sumber Energi
Kehidupan modern saat ini tidak terlepas dari kebutuhan manusia akan energi, khususnya listrik. Apalagi saat ini, tidak ada listrik berarti tidak terhubung ke internet. Sebuah bencana bagi banyak orang, khususnya di era yang serba terkoneksi seperti saat ini.

Salah satu solusi untuk hemat daya listrik dengan selalu mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan, Anda juga bisa memasang panel sel surya untuk mendapatkan kebutuhan daya listrik dari alam. Selain mendukung konsep hunian ramah lingkungan, dengan panel surya Anda tidak perlu takut akan kebakaran seperti arus pendek, dan tentunya meringankan pengeluaran biaya listrik.

Membuat hunian ramah lingkungan memang bukan keharusan, tapi tidak ada salahnya jika Anda usahakan. Dengan 4 poin di atas, selain membuat rumah semakin indah, tentunya Anda juga sudah mendukung untuk membuat bumi ini menjadi hijau kembali.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x