Mohon tunggu...
Garin Nanda
Garin Nanda Mohon Tunggu... Freelancer - @garinnanda_

Mengemas sebuah cerita jadi lebih bermakna.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Secuil Luka AC Milan yang Kehilangan Dua Bintang Andalan

23 Juni 2021   16:11 Diperbarui: 23 Juni 2021   16:22 185
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

AC Milan baru saja melakukan perayaan kembalinya mereka ke kancah tertinggi sepakbola Eropa. Tujuh tahun puasa tampil di ajang Liga Champions Eropa, Milan yang pada akhirnya duduk di posisi kedua dipastikan tampil di kasta tertinggi untuk mewakili Italia. Kebahagiaan yang turut dirayakan para penggemar ini memang bukan sekadar momen sukacita biasa.

Sudah lama rasanya tidak melihat kostum kebesaran merah hitam tampil di ajang prestis Eropa. Sudah lama pula tidak melihat San Siro kedatangan tamu yang khusus mencari si empunya tujuh gelar Eropa.

Maka, sekali lagi, kepastian Milan tampil di ajang Liga Champions Eropa sukses membuat semua yang berpihak pada mereka merasakan sesuatu yang tak terhingga bahagianya.

Namun di tengah antusiasme Milan dalam menyambut kompetisi musim depan, semangat mereka justru dilukai oleh kepergian dua bintang andalan.

Gianluigi Donnarumma dan Hakan Calhanoglu, adalah dua bintang yang memilih pergi dari Milan dengan status bebas transfer. Dua pemain yang sering diandalkan untuk tampil di tim utama itu seolah lupa dengan semua sukacita yang sempat dirasakan bersama.

Donnarumma lebih memilih untuk mendengar perkataan agennya ketimbang bertahan di Milan dengan tawaran gaji yang dianggap tidak sesuai permintaan. Beruntung, Maldini yang duduk di kursi manajemen tim langsung bergerak cepat. Belum sempat kiper muda Italia itu dapatkan kepastian klub untuk dibela musim depan, Milan keburu mendapatkan ganti yang tentunya dianggap sepadan.

Mike Maignan, sang jawara Ligue One Prancis bersama Lille itu sukses didatangkan Maldini dengan dana yang tak lebih dari 15 juta euro atau setara 261 miliar rupiah. Gajinya juga cuma 2,8 juta euro atau setara 49 miliar rupiah per musim. Nilai yang terpaut jauh bila dibandingkan dengan Donnarumma, yang secara terang-terangan menolak gaji yang ditawarkan Milan sebesar 8 juta euro per musim.

Tak berselang lama, belum juga luka kepergian Donnarumma mereda, dada penggemar Milan kembali disesakkan dengan kabar yang menyebut bila Hakan Calhanoglu memilih untuk menanggalkan kostum kebesaran merah hitam. Alasannya kurang lebih sama dengan Donnarumma. Dia merasa tidak cocok dengan tawaran yang diajukan Milan.

Dalam kasus pemain asal Turki ini, terdapat beragam komentar. Ada yang menyebut bila kepindahan ini tak akan berimbas pada kekuatan Milan, ada juga yang merasa kecewa dan menganggap bila keberadaan Calhanoglu sangat dibutuhkan Milan.

Di luar itu semua, Calhanoglu memang pantas disebut sebagai penabur garam di atas luka para penggemar Milan. Adalah ketika dia memilih untuk pergi dan bergabung dengan tim rival, Inter Milan!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun