Mohon tunggu...
Piskel
Piskel Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Penulis dan Kaisar Kalkulus

Saya Piskel suka menulis dan berhitung

Selanjutnya

Tutup

Hobby Pilihan

Nike Vaporfly: Sepatu Lari Revolusioner yang Mengubah Cara Berlari

22 November 2023   13:25 Diperbarui: 22 November 2023   13:34 285
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Nike Vaporfly adalah sepatu lari yang dirancang untuk meningkatkan kecepatan dan performa pelari. Sepatu ini pertama kali dirilis pada tahun 2016 dan telah menjadi salah satu sepatu lari paling populer di dunia. Nike Vaporfly menggunakan teknologi ZoomX, yaitu midsole berbahan foam yang ringan dan responsif. Midsole ZoomX mampu menyimpan energi saat pelari berlari dan mengembalikan energi tersebut saat pelari mendaratkan kakinya. Nike Vaporfly telah memecahkan banyak rekor dunia lari, termasuk rekor dunia maraton putra yang dipegang oleh Eliud Kipchoge. Sepatu ini juga telah membantu banyak pelari lain untuk meningkatkan performa mereka.

Sejarah Nike Vaporfly

Nike Vaporfly pertama kali dirilis pada tahun 2016 dengan nama Nike Zoom Vaporfly Elite. Sepatu ini dirancang khusus untuk Eliud Kipchoge, yang saat itu sedang berusaha memecahkan rekor dunia maraton. Kipchoge berhasil memecahkan rekor dunia maraton pada tahun 2018 dengan mengenakan Nike Zoom Vaporfly Elite. Sepatu ini juga membantu pelari lain untuk memecahkan rekor dunia di berbagai jarak lari.

Pada tahun 2019, Nike merilis Nike Vaporfly 4%. Sepatu ini menggunakan midsole ZoomX yang lebih ringan dan responsif dibandingkan dengan Nike Zoom Vaporfly Elite. Nike Vaporfly 4% juga memiliki lapisan karbon di bagian midsole. Lapisan karbon ini membantu meningkatkan efisiensi berlari dengan cara mengembalikan energi yang hilang saat pelari mendaratkan kakinya.

Nike Vaporfly 4% telah memecahkan banyak rekor dunia lari, termasuk rekor dunia maraton putra yang dipegang oleh Eliud Kipchoge. Sepatu ini juga telah membantu banyak pelari lain untuk meningkatkan performa mereka. Pada tahun 2020, Nike merilis Nike Air Zoom Alphafly NEXT%. Sepatu ini menggunakan midsole ZoomX yang lebih ringan dan responsif dibandingkan dengan Nike Vaporfly 4%.

Nike Air Zoom Alphafly NEXT% juga memiliki lapisan karbon yang lebih panjang di bagian midsole. Lapisan karbon ini membantu meningkatkan efisiensi berlari lebih jauh dibandingkan dengan Nike Vaporfly 4%. Nike Air Zoom Alphafly NEXT% telah memecahkan banyak rekor dunia lari, termasuk rekor dunia maraton putra yang dipegang oleh Eliud Kipchoge. Sepatu ini juga telah membantu banyak pelari lain untuk meningkatkan performa mereka.

Sc: Sky News
Sc: Sky News
Teknologi Nike Vaporfly

Nike Vaporfly menggunakan teknologi ZoomX, yaitu midsole berbahan foam yang ringan dan responsif. Midsole ZoomX mampu menyimpan energi saat pelari berlari dan mengembalikan energi tersebut saat pelari mendaratkan kakinya.

Selain midsole ZoomX, Nike Vaporfly juga memiliki beberapa fitur lain yang membantu meningkatkan performa pelari, antara lain:

  • Upper yang ringan dan breathable
  • Lapisan karbon di bagian midsole
  • Pola outsole yang memberikan cengkeraman yang baik

Upper Nike Vaporfly

Upper Nike Vaporfly terbuat dari bahan Flyknit yang ringan dan breathable. Bahan Flyknit memungkinkan udara untuk mengalir dengan bebas, sehingga kaki pelari tetap terasa nyaman dan sejuk saat berlari.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Hobby Selengkapnya
Lihat Hobby Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun