Mohon tunggu...
gamin gessa
gamin gessa Mohon Tunggu... Human Resources - Manusia pembelajar, sahabat alam, dari kampung untuk negeri

Pegiat keselarasan kehidupan lingkungan dan masyarakat

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Wa Reza, Dedikasikan Diri Melalui Kebun Durian

30 November 2021   11:01 Diperbarui: 30 November 2021   11:21 227 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Dr. Ir. Moh. Reza Tirtawinata, MS-Pemilik Kebun Duren Wa Reza-Dengan Perangko Buah-buahan hadiah Ultah Wa Reza dari Rekan/dokpri

Pernah dengar Kebun Durian Wa Reza? Di sinilah lapangan pengabdian diri seorang Dr. Ir. Moh. Reza Tirtawinata, MS. Alumni jurusan Agronomi IPB angkatan 15 ini menggeluti bisnis tanaman dengan prakrekkan hasil-hasil penelitiannya ketika sekolah. Penelitiannya saat S2 tebtang Durian (Durio zibetinus). Waktu S3 risetnya mengenai Manggis. Saat S1 dijuluki tukang kawinka  tanaman. Saat itu dianggap keahlian yang Madesu, masa depan suram, maksudnya. Karena persilangan tanaman akan diketahui hasilnya dalam 20 tahun kedepan.

Tetapi tidak bagi Reza. Saat lulus S1 tahun 1982 Reza berkair sebagai PNS di Kementerian Pertanian. Sebagai peneliti, Reza juga menanam berbagai jenis tanaman buah di kebunnya. Dalam perjalanan karirnya tahun 1994 Reza diminta oleh Menteri Pertanian saat itu Pak Syarifudin Baharsyah, atas permintaan Bu Tien Suharto, untuk bekerja di Kebun Buah Mekarsari.

Proses administrasi dengan kantor induknya, Kementerian Pertanian yang menyekolahkan menjadi seorang Master, diurus dengan mudah oleh utusan Menteri tentunya. Tugas Reza di Mekarsari adalah mengembangkan buah Indonesia hingga dapat dikenal dan menyebar di seluruh Indonesia.

Setelah tidak di Mekarsari, tahun tahun 2014, Reza lanjut mengembangkan ilmu sekalian hobinya di kebun. Kebun Reza awalnya seluas 2000 m2 dibeli dari modal  lima juta rupiah yang diberikan ayahandanya tahun 80 an. Berkembangnya waktu,  kebun Wa Reza kii sudah seluas satu hektaran. 

Dari kebun inilah Reza mengembangkan berbagai tanaman dengan ilmu dan basis penelitian yang dimilikinya. Kaderisasi sumberdaya manusia dilakukan Reza. Saat ini kebun Wa Reza didukung SDM sebanyak 30-an orang. Reza kini lebih banyak terbang ke berbagai tempat, baik lingkup Indonesia maupun manca negara, memberikan ilmu dan konsultansi dalam hal pemuliaan tanaman buah-buahan.

Dampak kebun Wa Reza bagi warga sekittar sungguh bermanfaat menjadi kebun induk buah-buahan. Tidak hanya itu, sekarang hasil persilangan Reza sudah tersebar dan dikenal di seluruh Indonesia.

Durian Hepe kesukaan Bung Karno, jika singgah di istana Batutulis-Bogor kala itu, dipelihara Reza sejak tahun 1982. Berbekal ilmu agronomi dan pengalaman di Mekarsari tidak hanya Durian yang dikembangkan, akan tetapi berbagai buah-buahan.

Avocado is super fruit (FAO). Pernyataan FAO ini mendorong melejitnya pamor Alpukat. Dulu alpukat tidak disukai. Dulu hanya dibuat jus saja. Dengan statemen FAO tersebut ditambah kesadaran masyarakat pentingya nutrisi dari alpukat, kini alpukat sangat disukai banyak orang. 

Tahun 2017 Reza mendirikan Yayasan Alpukat. Pendataan dilakulan ke seluruh negeri. Bagusnya alpukat dapat mudah tumbuh dengan pemindaham asal tumbuh. Beda dengan duriam yang sangat dominan pengaruh lingkungan geografis tempat tumbuh.

Tabulampot (tanaman bunga dalam pot) adalah ide Reza. Ketika di Mekarsari dulu, Bu Tien minta jika ada tamu disuguhi buah tidak di meja. Akan tetapi sediakan di pohonnya agar memetik sendiri. Tanaman dalam pot adalah untuk menjawab permintaan Bu Tien, yakni tamu memetik di pohon namun tidak jauh dikebun yang mungkin juga rawan keselamatan di lapangannya. Pot dapat diletakkan dekat temoat kunjungan. Di pot dapat diatur waktu panennya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Lingkungan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan